Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next
Winda Efanur FS

Winda Efanur FS

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. Website URL: http://www.facebook.com/kalbu.maya

Bupati Kulon Progo tandatangani nota kesepakatan pengarusutamaan difabel

KulonProgo-KoPi| Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB) terkait program rintisan desa inklusi pada Selasa (12/04 di Gedung Kaca Kompleks Pemerintah Daerah Kulon Progo, Jalan Perwakilan no 1 Kulon Progo. Nota kesepakatan tersebut akan menjadi awal sosialisasi pembangunan desa yang inklusif dan replikasi desa lainnya di Kabupaten Kulon Progo.

Konflik Laut Cina Selatan menegang, Cina kerahkan rudal

Taiwan-KoPi| Taiwan mengklaim Cina memposisikan pesawat anti rudal di Laut Cina Selatan. Dari pernyataan Kementerian Pertahanan Taiwan sejumlah rudal dikerahkan di Woody Island kelompok Paracel.

Cina berniat membangun pulau-pulau baru di laut sengketa dengan menumpuk pasir di atas terumbu karang. Serta membuat lapangan terbang dan fasilitas militer.

Pembangunan paling terlihat di kelompok kepulauan Spartly, dimana militer empat negara bertugas di sana.

"Militer akan mengawasi perkembangan selanjutnya," kata Kementerian.
Kementerian menambahkan seharusnya negara-negara yang bertikai, saling kerjasama menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Laut Cina Selatan.

Dilansir dari Fox News, Cina telah memindahkan rudal ke Paracel. Untuk mengawasi pergerakan dari negara lain. Selain itu Cina juga menempatkan radar jarak jauh.

Rudal-memiliki jarak tembak sekitar 125 mil (200 km), mengancam bagi semua bentuk pesawat sipil dan militer.

Laut Cina Selatan menjadi polemik di empat negara seperti Cina, Taiwan, Vietnam dan Filipina. Diduga Laut Cina Selatan memilki kekayaan ikan, cadangan gas dan minyak yang besar di dasar laut.

Kemungkinan ketegangan akan terjadi antara Cina dengan Vietnam. Terkait kedekatan Vietnam dengan Paracel, serta sisi historis konflik Cina dengan Vietnam.
|skynews.com|Winda Efanur FS|

Subscribe to this RSS feed

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next