Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Yogya siap hadirkan wisata religius

Yogya siap hadirkan wisata religius
Jogja-KoPi| Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi DIY, Ruse Sutikno mengatakan Yogyakarta sudah siap jika menjadi tempat wisata halal. 
Wacana pemerintah pusat  dalam menciptakan wisata religi dan halal di Indonesia bagi wisatawan asing, Sutikno pun menyampaikan DIY sendiri sudah memiliki wisata religi. 
" Sebetulnya wisata religi kita sudah berjalan lama,misalnya kita ziarah ke Imogiri, Masjid Kauman dan Masjid Mataram Kota Gede, patok negara itu semua kan Wisata Religi. Seolah wacana ini belum kita canangkan namun sebenarnya sudah ada,"katanya saat diwawancarai di Dinas Pariwisata DIY, Kamis (13/7).
Dan berkaitan dengan wacana wisata halal sendiri Sutikno pun mengatakan sampai saat ini,dinas Pariwisata DIY belum melaksanakan wacana tersebut. Pasalnya pihaknya masih menunggu perintah pemerintah pusat.
"Itu masih menjadi  wacana  dan kewenangan pemerintah pusat,kita menunggu koordinasi pusat,"terangya.
 
Meski demikian, ia menuturkan Yogyakarta siap dalam membuat wisata halal.Sutikno menjelaskan potensi DIY untuk menarik wisatawan timur tengah muslim cukup besar. 
"Kalo dari pusat, memang saat ini pemerintah sedang mencari wisatawan dari timur tengah, malaysia ,pakistan. Beberapa tahun lalu memang tidak banyak, sekarang wisatawan timur tengah sudah banyak dengan presentase hampir 5% datang ke Yogya,"tuturnya.
Sebagai persiapan menciptakan wisata halal,DIY sendiri harus menyiapkan tempat dan layanan wisata yang halal. Beberapa tempat untuk layanan wisata di DIY sudah halal tanpa perlu diubah oleh Dinpar.
Seperti tempat kuIiner ,Sutikno menyebutkan hampir 99% makanan di DIY sudah halal. Dan juga layanan tempat tidur hotel dan kamar mandi di DIY pun juga sudah dipisahkan antara wanita dan pria.
"Hotel juga harus selektif  contohnya didepan pintu garuda tamu sudah ditanya apakah suami istri atau tidak,otomatis nanti disiapkan tempat tidurnya ,itulah salah aatu persyaratan menuju wisata halal,"tambahnya
Meski begitu, belum semua hotel menerapkan layanan tersebut. Pihak dinas pariwisata sendiri belum bergerak dalam menerapkan layanan halal. Sutikno pun kembali menenkan kan pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top