Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Wisata selfie Embung Gunung Api Purba Nglanggeran

Wisata selfie Embung Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Kidul-KoPi│Embung Gunung Api Purba bisa jadi salah satu pilihan wisata selfi di Gunung Kidul buat kamu yang bosan dengan suasana pantai pasir putihnya.

Embung merupakan kata yang digunakan masyarakat Jawa khususnya Yogakarta untuk menyebut telaga buatan. Embung Nglanggeran terletak di Dusun Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Berjarak sekitar 2 km dari jalur masuk Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sebenarnya, embung ini berfungsi sebagai penampung air untuk mengairi kebun buah yang ada di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran. Namun kini telah dikembangkan sebagai obyek wisata seiring dengan berkembangnya obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, tepatnya pada pada 19 Februari 2013 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Untuk sampai ke embung dibutuhkan usaha ekstra, karena perlu menaiki berpuluh-puluh tangga yang berkelok. Namun, usaha tersebut akan terbayar setelah sampai di puncak.

Gugusan batu raksasa yang membentuk Gunung Nglanggeran telah siap menjadi background foto selfie ditambah hijaunya air embung dan birunya langit. Sedangkan, di sisi kanan embung terdapat lembah menghijau hingga batas horison serta beberapa gazebo yang beratapkan daun lontar.

Sedangkan untuk selfie dengan efek siluet dan langit keemasan bisa didapatkan pada sore hari ketika sunset karena embung terletak di ketinggian. Sinar mentari sore yang kemasan akan menerpa embung secara langsung tanpa ada penghalang dari pepohanan dan membiaskan cahayanya di air.

Untuk mendapatkan foto selfie dengan background gugusan batu Gunung Api Purba, lembah yang memanjang, serta efek siluet dari sunset hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 7.000 sudah termasuk parkir.

 

Tips travel :
Membawa payung dan minuman saat berkunjung di Embung Gunung Api Purba Nglanggeran saat siang hari untuk menghindari panas dan dehidrasi. Lebih baik berkunjung pada pagi dan sore hari.

 

back to top