Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Finalis Dimas Diajeng Bantul 2016 sukses selenggarakan konsep wisata baru "Cultural Trip"

Finalis Dimas Diajeng Bantul 2016 sukses selenggarakan konsep wisata baru "Cultural Trip"

Bantul-KoPi| Sepuluh finalis Dimas Diajeng Bantul 2016 bersama Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) Desa Wisata Mangir sukses menyelenggarakan acara SEMAMPIR ( Sedino Mampir Ning Mangir) di Desa Wisata Mangir Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Acara yang dilaksanakan pada Jumat 15 Juli 2016 lalu dilakukan dalam rangka menyukseskan field program rangkaian pemilihan Dimas Diajeng Bantul 2016.

SEMAMPIR sendiri merupakan sebuah acara kebudayaan yang mengusung konsep Cultural Trip dan Photowalk. Sebuah konsep baru yang lebih fresh untuk mengenal lebih dekat sebuah desa wisata.

Peserta dimanjakan oleh keindahan alam desa Mangir beserta aktivitas masyarakatnya dan beragam objek wisata Mangir yakni Petilasan Ki Ageng Mangir, Tempuran Ngancar dan Petilasan Watu Gilang.

Peserta juga dihibur oleh penampilan tradisi Gejog Lesung , yang hingga saat ini masih turun temurun dilakukan oleh masyarakat Mangir. Penutupnya, peserta diajak untuk mengikuti workshop Gamelan yang di pandu oleh Saryanto seniman lokal yang merupakan anggota aktif dari Kyai Kanjeng. Peserta dapat belajar sekaligus bermain gamelan secara langsung.

Sehingga peserta yang mengikuti acara tersebut benar-benar melakukan tur wisata dalam sehari, panitia berharap masyarakat akan mengenal Desa Wisata Mangir lebih dalam lagi.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat, Bambang Yuliono , S.E beserta Lurah Sendangsari, Muhammad Irwan Susanto, S.T berlangsung lancar dan mendapatkan animo yang sangat besar dari para peserta yang kebanyakan berlatar belakang sebagai fotografer handal.

Acara SEMAMPIR berlangsung sangat meriah dan juga diramaikan dengan kehadiaran perwakilan Dimas Diajeng Kulon Progo, Dimas Diajeng Gunung Kidul, Dimas Diajeng Sleman dan Dimas Diajeng Bantul yang juga ikut menyemarakkan acara SEMAMPIR.| Sumber: Asalia Noor Hanjani

SEMAMPIR sendiri juga mengadakan lomba fotografi dimana foto terbaik akan mendapatkan hadiah special dari panitia SEMAMPR. Ialah pemilik akun instagram @robins_gm yang keluar sebagai pemenang utama dan mendapatkan hadiah Action Camera disusul oleh akun ig @setiyokoagus dan @wahyu_muhammad sebagai juara kedua dan ketiga. Tujuan lomba fotografi ini sebenarnya lebih mengacu kepada agar masyarakat secara luas mulai aware terhadap Desa Wisata Mangir, karena Desa Mangir sendiri telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Nasional.

back to top