Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next
Kompany: City harus jadi juara grup

Kompany: City harus jadi juara grup

KoPi| Manchester City sudah memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah sukses meraup kemenangan 3-1 di kandang Sevilla, Rabu (4/11/2015) dinihari WIB. Raheem Sterling, Fernandinho dan Wilfried Bony mencatatkan namanya di papan skor unt...

Sua Belanda, Bale dan Ramsey absen bela Wales

Sua Belanda, Bale dan Ramsey absen bela Wales

KoPi| Pemain Sayap Real Madrid, Gareth Bale dan gelandang Arsenal, Aaron Ramsey dikabarkan akan absen membela negararanya Wales, dalam laga persahabatan melawan Belanda. Kedua bintang timnas Wales ini lebih memilih untuk memulihkan diri dari cedera y...

Tepis rumor ketertarikan Madrid, Veratti malah idolakan Iniesta

Tepis rumor ketertarikan Madrid, Veratti malah idolakan Iniesta

KoPi| Gelandang Paris Saint-Germain, Marco Verratti menyatakan ingin tetap di Parc des Princes—kandang PSG--meskipun ada rumor yang menyatakan bahwa Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya.

Regulator Australia Larang PTTEP Operasikan Ladang Montara

Kupang-KoPi| The National Offshore Petroleum Safety and Environmental Management Authority (NOPSEMA)- Otoritas Manajemen Keselamatan Pengeboran Minyak Lepas Pantai dan Lingkungan Australia, melarang PTTEP mengoperasikan kembali ladang minyak Montara di Laut Timor dengan peralatan yang rusak, karena berpotensi fatal menimbulkan kebakaran seperti yang terjadi pada 21 Agustus 2009.

Read more...

Industri Kreatif Dominasi Top 100 SOPREMA 2017

Yogyakarta –KoPi|  Seleksi awal SOPREMA 2017 telah menjaring 100 proposal terbaik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan sebaran 29 provinsi, mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam hingga Papua. Topik Industri Kreatif saat ini cukup unggul dalam jumlah tim lolos dibandingkan dengan topik Ketahanan Pangan. Kualitas tim lolos tahun ini meningkat dari tahun lalu sebab semakin banyak tim dapat menunjukkan potensi berkelanjutan.

Read more...

Peneliti: Metode US Tingkatkan Profit Produsen Pempek

YOGYAKARTA, 25 JULI 2017 – Penggunaan metode ultrasound (US) desinfeksi dalam upaya pengawetan pempek, dinilai menjadi metode terbaik dalam meningkatkan profit atau keuntungan dari produsen pempek di Indonesia. Selain itu, US desinfeksi adalah teknologi nontermal yang menjanjikan karena bersifat aman, tidak beracun dan ramah lingkungan. Dengan kata lain, penggunaan metode US dipastikan dapat mendukung pembangunan dan perekonomian masyarakat produsen pempek.

Read more...

The True Cost: Fashion di atas hancurnya kemanusiaan

  • Published in Cinema
Anda suka fashion? Atau Anda menikmati tren fashion dengan brand  luar biasa mahal? Tapi tahukah, bahwa kebahagian Anda ditopang oleh penderitaan sekian juta manusia dan rusaknya lingkungan. Penyakit yang menular, kanker hati, tak terjaminnya keselamatan kerja dan upah yang sangat murah.
Read more...

Stop ekspor, Pemerintah berniat membangun industri gas domestik

Jogjakarta-KoPi| Gubernur OPEC Indonesia, Dr. Widhyawan mengatakan pemerintah kini berkomitmen akan memajukan industri gas dalam negeri. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2014 kebijakan energi berubah dari energi sebagai komoditi menjadi modal untuk pembangunan.

Orientasi pemanfaatan engergi gas untuk pasar domestik bukan lagi ekspor. “Saat ini pun banyak kontrak yang sudah tidak diperpanjang lagi,” jelas Dr. Widhyawan Prawiraatmadja disela seminar Optimasi Alokasi Gas Keperluan Domestik untuk Pengembangan Industri Nasional pada tanggal 11 Februari 2016.

Namun Dr. Widhyawan menyayangkan infrastruktur dalam negeri belum sepenuhnya dapat mengelola energi gas. Pada beberapa sektor yang tidak bisa tertangani oleh pengelola domestik, energi gas akan diekspor.

"Yang tidak dikuasai oleh domestik akan diekspor,"tambah Dr. Widhyawan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Panut Mulyono, keinginan mengembangkan industri gas di dalam negeri, secara simultan optimalisasi industri gas akan menggandeng industri minyak dan industri petrokimia.

Tren pengembangan simultan ini mengadopsi pola pengelolaaan gas di negara Eropa.
"Ke depan dioptimasi berapa gas yang dijual, dan pengembangan industri dalam negeri,"kata Prof. Panut.

Sementara Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka, Kementrian Perindustrian RI, Ir. Harjanto mendukung program pengembangan industri gas dalam negeri. Pengembangan ini bermanfaat untuk menjadikan nilai tambah terhadap pemanfaatan energi gas. pasalnya cadangan energi gas akan semakin berkurang.

"Kita membutuhkan gas yang comfortable untuk industri, soalnya 50% ke ekspor, sementara di Aceh sudah habis. Kalau gas dimanfaatkan industri dalam negeri bisa bertahan 40 tahun,"jelas Ir. Harjanto. |Winda Efanur FS|Frenda Yentin|

Read more...

Konflik Industrial: Buruh dan PT. Tjiwi Kimia Sidoarjo

Kondisi buruh di PT. Tjiwi Kimia Sidoarjo, saat ini sedang mengalami penindasan. Penindasan terjadi karena perusahaan mulai mempekerjakan tenaga buruh harian untuk melakukan aktivitas produksinya. Tindakan inilah yang kemudian memunculkan bibit konflik antara perusahaan dengan para buruh. Buruh yang bekerja di perusahaan tersebut mau tidak mau harus menerima kebijakan perusahaan karena posisi mereka yang lemah.

 Oleh: Aditya Lesmana (Redpel KoPi) dan Masitah Efendi (Mahasiswa program magister Sosiologi Universitas Airlangga)

 akar masalah konflik

Konflik antara perusahaan dan para buruh yang terjadi di PT. Tjiwi Kimia tidak hanya terjadi kali ini saja. Sebelumnya, pada tahun 2012 juga pernah terjadi konflik antara perusahaan dengan buruh yang disebabkan oleh adanya pemutusan hak kerja (PHK) secara sepihak yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Sebagai reaksi atas pemutusan secara sepihak tersebut, para buruh kemudian melakukan demo untuk menuntut hak kerja mereka. Pasca terjadinya demo tersebut, perusahaan tetap tidak memenuhi tuntutan dari para buruh yang telah di PHK, total buruh yang di PHK oleh Tjiwi Kimia pada saat itu berjumlah sebanyak 72 buruh terhitung sejak bulan Februari hingga Maret 2014.[1]

Dalam perjalanannya gerakan buruh pasca reformasi (selama lebih dari sepuluh tahun terakhir ini), dapat dilihat bahwa kehidupan buruh tidak banyak mengalami perubahan. Hal ini dapat dilihat misalnya, meskipun pada saat ini pemerintah sudah mengeluarkan beberapa regulasi mengenai perburuhan, akan tetapi buruh tetap saja menerima upah yang relative rendah dengan jam kerja panjang dan keselamatan kerja yang kurang memadai.[2]

Kehidupan buruh yang selalu tertindas, juga tergambar pada konflik antara perusahaan dan buruh yang terjadi di Tjiwi Kimia. Lebih jauh apabila dilihat konflik tersebut, pasca terjadinya PHK di tahun 2012 lalu, saat ini buruh di Tjiwi Kimia juga mengalami penindasan yang dilakukan oleh perusahaan. Salah satu bentuk penindasan yang nampak adalah munculnya tenaga outsourcing yang dikontrak melalui mandor di perusahaan tersebut.

Penggunaan tenaga outsourcing pada perusahaan seringkali memicu reaksi keras dari kalangan masyarakat. Outsourcing merupakan bentuk baru penindasan yang sebenarnya telah lama muncul dalam dunia tenaga kerja. Munculnya kebijakan outsourcing di Indonesia sendiri berawal dari disahkan oleh munculnya Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang outsourcing.

relasi dominatif perusahaan

Penindasan yang dialami oleh buruh di Tjiwi Kimia diperparah dengan hadirnya karyawan perusahaan yang ikut dalam penindasan terhadap para buruh. Pada kasus Tjiwi Kimia, mandor yang merupakan karyawan dari perusahaan kemudian mencari orang yang bersedia bekerja tanpa ikatan kontrak resmi dari perusahaan dengan upah yang seadanya. Dalam studi ini, ditemukan bahwa mandor tersebut mencari para pekerja yang mau bekerja dengan sistem kerja outsourcing.

Para pekerja tersebut dibayar dengan gaji di bawah rata-rata para pekerja yang jelas-jelas merugikan dirinya. Pemberian upah yang sangat kecil tersebut tentunya tidak mampu untuk meningkatkan kesejahteraan dari para buruh pekerja harian tersebut. Disamping itu, buruh yang juga telah bekerja lama di perusahaan tersebut, hingga saat ini juga masih dipertanyakan kesejahteraannya.

Pada kasus Tjiwi Kimia, dengan dipekerjakannya pekerja outsourcing pada bagian produksi pabrik, jelas-jelas menguntungkan perusahaan karena upah yang didapat oleh outsourcing selalu di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Buruh harian yang dipekerjakan di perusahaan tersebut diketahui meneriman pemotongan upah harian sebesar 30%, upah harian yang seharusnya Rp 20.000,00 terkadang menjadi Rp 8.000,00.

Mandor yang diserahkan tanggung jawab untuk memberikan upah tersebut diketahui memotong upah para buruh tersebut untuk keuntungannya sendiri. Para buruh harian tersebut dipekerjakan pada sektor produksi yaitu memproduksi kertas.

Selain itu kebijakan outsourcing yang dilakukan melalui mandor juga memperlihatkan lemahnya posisi buruh yang ada di perusahaan tersebut. Posisi tawar pekerja dan masyarakat miskin yang rendah di tengah melimpahnya jumlah pencari kerja, pengangguran dan meningkatnya jumlah penduduk migran yang mencoba mengadu nasib mencari kerja di kota besar adalah titik-titik lemah yang seringkali disadari benar oleh para investor untuk membuat para pekerjanya pasrah menerima nasib menerima upah yang tak pernah beringsut ke taraf yang terkategori layak dan adil.[3]

Studi yang dilakukan Monique Borrel, tentang Konflik Industri, Demonstrasi Masa, serta Perubahaan Ekonomi dan Politik di Perancis Pascaperang (2004), menunjukkan bahwa salah satu temuannya adalah bahwa gelombang pemogokan dan pemogokan umum secara signifikan dipengaruhi oleh kesejahteraan sosial, upah minimum, dan jam kerja.[4]

Perusahaan melalui mandor yang mempekerjakan pekerja harian, melakukan penindasan secara tidak langsung, hal ini juga diperkuat dengan adanya pengetatan aturan kerja sehingga buruh yang dianggap tidak sesuai dengan standart perusahaan akan diberhentikan. Pada sisi lain, buruh merasa kehadiran para pekerja harian tersebut menyebabkan ketidaknyamanan dalam menjalankan pekerjaannya.

Munculnya berbagai macam isu seperti akan dilakukan PHK pada buruh, penggantian tenaga buruh dengan mesin, dan lain sebagainya menjadikan para pekerja semakin sering membicarakan apa yang saat ini menjadi kekhawatiran mereka seperti adanya PHK, peningkatan beban kerja, dan penambahan jam kerja.

Selain itu hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa gelombang pemogokan dan pemogokan umum memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan serikat maupun pada kekuatan serikat dalam perusahaan sejak tahun 1968 sampai akhir tahun 1970an. Sebagai tambahan, krisis ekonomi 1975 menambah jumlah perwakilan serikat sementara karena para pekerja merasa bahwa mereka berada dalam situasi rapuh dan membutuhkan dukungan tambahan dari serikat untuk melindungi kepentingan mereka.[5]

Oleh karena itu perlu memunculkan kesadaran dari para buruh terkait dengan kondisi yang mereka alami pada saat ini, baik terhadap buruh yang telah menjadi pekerja di Tjiwi Kimia, maupun terhadap buruh harian yang saat ini semakin bertambah jumlahnya.

perlawanan terkoordinasi

Marx mengakui bahwa konflik bersumber dari perubahan yang terjadi dalam Model produksi (mode of production), komunis primitif, kuno, feodal, kapitalis dan komunis.[6] Model produksi (mode of production) terdiri atas kekuatan produksi (forces of production) dan hubungan/relasi produksi (relations of production).

Kekuatan produksi meliputi sarana produksi (means of production) yaitu bahan mentah dan alat produksi (instrument of production) atau sarana/alat produksi yang mengolah.

Kekuatan produksi menghasilkan komoditas yang dibutuhkan masyarakat pada waktu itu, dan kekuatan produksi ini akan menentukan bentuk hubungan/relasi produksi. Hanya ada dua kelompok dalam relasi produksi ini, yaitu kelompok yang memiliki/pemilik dan kelompok yang tidak memiliki/bukan pemilik. Inilah yang oleh Marx disebut struktur kelas.[7]

Pemisahan antara kelompok sosial yang menghasilkan profit – dan karenanya menguasai kapital- dan kelompok sosial yang hanya mampu menjual tenaga kerja saja, menentukan hubungan kelas, yang menjadi basis eksploitasi dan konflik sosial dalam masyarakat modern. Di dalamnya menyangkut relasi sosial : pertama, hubungan-hubungan produksi yang bersifat primer seperti hubungan buruh dan majikan; kedua, hubungan-hubungan produktif yang bersifat sekunder seperti serikat buruh, asosiasi pemilik modal dan pola-pola dasar kehidupan keluarga yang berkaitan erat dengan sistem produksi kapitalistik; ketiga, hubungan-hubungan politik dan sosial yang bersumber dari hubungan produksi primer dan sekunder, lembaga-lembaga pendidikan, dan lembaga-lembaga sosial lainnya yang mencerminkan hubungan buruh dan majikan.[8]

Berbeda dengan pandangan Marx, Dahrendorf melihat munculnya konflik yang terjadi di masyarakat karena adanya perbedaan kewenangan.[9] Kewenangan melekat pada setiap aktor yang terdapat dalam konflik. Dahrendord melihat aktor yang sedang berkonflik, akan memunculkan asosiasi yang saling berkonflik. Dalam setiap asosiasi, terdapat dua kelompok dikotomis, yaitu kelompok yang menggunakan otoritas (Superordinat) dan kelompok yang patuh atasnya (Subordinat).

Adanya perbedaan kewenangan tersebut mengakibatkan munculnya konflik diantara kedua asosiasi. Superordinat, akan selalu berusaha untuk mempertahankan status-quo yang dimilikinya, sedangkan subordinat akan menentang atau melakukan perubahan. [10]

Bagi Dahrendorf, konflik hanya akan muncul melalui relasi-relasi sosial dalam sistem. Setiap individu atau kelompok yang tidak terhubung dalam sistem tidak akan mungkin terlibat dalam konflik. Dahrendorf menyebutnya sebagai “integrated into a common frame of a reference”.[11]

Dalam kaitannya dengan konflik dalam konteks wilayah sosial industri, Ralf Dahrendorf melalui buku fenomenalnya mengenai Conflict and Industrial Conflict (1959) memperlihatkan bagaimana konflik industrial terbangun melalui proses dari ketidakpuasan individual buruh, menuju pada ketidakpuasaan kolektif yang tidak teroganisir, dan sampai pada tingkat pengorganisasian ketidakpuasan kolektif buruh dalam rangka perjuangan untuk mencapai  tujuan.[12]

Menurut Dahrendorf, otoritas tidak konstan karena terletak pada posisi, bukan dalam diri orangnya, sehingga seseorang yang berwenang dalam suatu lingkungan tertentu tidak harus memegang posisi otoritas di dalam lingkungan yang lain, begitu pula orang yang menempati posisi subordinat dalam suatu kelompok belum tentu subordinat pada kelompok lain. Pendapat ini berasal dari argumen Dahrendorf yang menyatakan bahwa masyarakat tersusun dari sejumlah unit yang disebut asosiasi yang dikoordinasikan secara imperative atau dikenal dengan ICAs (Imperatively Coordinated Associations).[13]

Asosiasi yang dikoordinasikan secara imperative (ICAs) terbangun dalam suatu proses sosiologis yang spesifik dan sistematis dalam satu wilayah sosial. Pada awalnya di dalam suatu wilayah sosial, seperti perusahaan, para buruh yang berada pada posisi diatur dan disubordinasi (the ruled class) mulai mendapatkan kesadaran bahwa posisi dan hak mereka tertindas. Walaupun demikian mereka belum mempunyai dan membangun kepentingan melakukan perubahan posisi ketertindasan tersebut.

Mereka hanya memiliki kepentingan (latent interest), yaitu berada di level individu, muncul di bawah sadar. Kepentingan semu tidak hanya terbatas pada satu individu buruh, namun tersebar pada mereka yang merasa ditindas sebagai kelompok subordinasi. Sehingga menciptakan kelompok semu pula (quasi groups).[14]

Kepentingan semu dari kelompok semu pada gilirannya mulai mengalami aktualisasi secara kolektif menuju menjadi kepentingan yang terwujudkan (manifest interest). Proses penyadaran dilakukan oleh beberapa orang yang terlebih dulu mengerti kepentingan yang harus diperjuangkan.

Mereka menciptakan kelompok yang benar-benar sadar pada kepentingan bersama dan perlu diperjuangkan. Proses ini menumbuhkan bentuk kesadaran pada kepentingan yang nyata, yaitu lepas dari ketertindasan. Pada fase inilah terjadi proses pembentukan kelompok terorganisir, kelompok kepentingan (interest groups), (ICAs) yang siap melakukan gerakan perlawanan terhadap posisi dominan kelompok teorganisir lainnya. Seperti kelompok terorganisir buruh terhadap kelompok terorganisir pengusaha.[15]

Resolusi dalam konflik antara kelompok-kelompok itu adalah redistribusi kekuasaan, atau wewenang, kemudian menjadikan konflik itu sebagai sumber dari perubahan dalam sistem sosial. Selanjutnya, sekelompok peran baru dalam memegang kunci kekuasaan dan wewenang dan yang lainnya dalam posisi di bawahnya yang diatur.

Redistribusi kekuasaan dan wewenang merupakan perlembagaan dari kelompok peranan baru yang mengatur (ruling class) versus peranan yang diatur (rules class), yaitu dalam kondisi khusus kontes perebutan wewnang akan kembali muncul dengan inisiatif kelompok kepentingan yang ada, dan dengan situasi kondisi yang bisa berbeda. Sehingga kenyataan sosial merupakan siklus tak berakhir dari adanya konflik wewenang dalam bermacam-macam tipe konflik terkoordinasi dari sistem sosial.[16]

 

 

Daftar Pustaka

Damsar, Pengantar Sosiologi Politik, Jakarta, Kencana Prenada Media Group, 2010

Detik, 2014. "Tjiwi Kimia Tetap PHK 72 Karyawan yang Kinerjanya Turun" http://news.detik.com/surabaya/read/2012/03/05/115610/1857911/475/, (diakses pada 09 Desember 2014).

Jones, Pip, Pengantar Teori-Teori Sosial : Dari Teori Fungsionalisme Hingga Post-modern, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 2009

Ralf Dahrendorf, Konflik dan Konflik teraktulaisasinya Dalam Masyarakat Industri: Sebuah Anakisa-Kritik, Jakarta, CV Rajawali, 1986

Susan, Novri, Sosiologi Konflik & isu-isu Konflik Kontemporer, Jakarta, Kencana Prenada Media Group. 2009

Sutinah, “Konflik Industrial: (Suatu Kajian Kritis Terhadap Konflik Industrial)”, Journal.unair.ac.id (diakses pada 09 Desember) 

91 25 12812 14.0



[1] http://news.detik.com/surabaya/read/2012/03/05/115610/1857911/475/, (diakses pada 09 Desember 2014).

[2] Sutinah, “Konflik Industrial: (Suatu Kajian Kritis Terhadap Konflik Industrial)”, Journal.unair.ac.id (diakses pada 09 Desember).

[3] Ibid,. Hal. 7.

[4] Ibid,. Hal. 8.

[5] Ibid, Hal. 8-9.

[6] Jones, Pip, Pengantar Teori-Teori Sosial : Dari Teori Fungsionalisme Hingga Post-modern, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 2009; 78.

[7] Sutinah, Op.Cit, Hal, 9.

[8] Ibid,.

[9] Damsar, Pengantar Sosiologi Politik, Jakarta, Kencana Prenada Media Group, 2010; 80.

[10] Ibid,.

[11] Susan, Novri, Sosiologi Konflik & isu-isu Konflik Kontemporer, Jakarta, Kencana Prenada Media Group. 2009;49.

[12] Sutinah, Op. Cit,. Hal. 10

[13] Ibid,.

[14]  Ralf Dahrendorf, Konflik dan Konflik teraktulaisasinya Dalam Masyarakat Industri: Sebuah Anakisa-Kritik, Jakarta, CV Rajawali, 1986, 177 (Terjemahan)

[15]  Susan, Novri, Op. Cit, Hal. 42.

[16] Ibid,.

Read more...
Subscribe to this RSS feed
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
Ambarium: Pray, Hope & Dreams

29 September 2018 |Seni & Budaya

Ambarium: Pray, Hope & Dreams

Ambar Pranasmara Alumni Institut Seni Indonesia Yogyakarta membuka kejutan pasar...

Taekwondo UMY Borong Belasan Medali Pada Ajang Walikota Cup 2018

27 September 2018 |Sport

Taekwondo UMY Borong Belasan Medali Pada Ajang Walikota Cup 2018

Jogja-KoPi| Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengukir...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

25 September 2018 |Sport

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Jogja-KoPi| Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan Lomba Panahan Tradisiona...

Tengkorak, Film Seru Yang Wajib Anda Tonton di Bulan Oktober

05 September 2018 |Cinema

Tengkorak, Film Seru Yang Wajib Anda Tonton di Bulan Oktober

Jogja-KoPi| Sebuah Film bergenre fiksi ilmiah akan menghiasai bioskop layar leba...

Pesan Berakhirnya Perang dari Bandung

01 September 2018 |Seni & Budaya

Pesan Berakhirnya Perang dari Bandung

‘Studioku di Galerimu’ itulah tajuk Proyek Seni Iwan Ismael di Galeri Depan, Rum...

Grand Zuri Malioboro Yogyakarta  BUZURI (Buka Puasa di Grand Zuri)

11 May 2018 |Kuliner

Grand Zuri Malioboro Yogyakarta BUZURI (Buka Puasa di Grand Zuri)

Bulan Ramadhan hampir tiba, Puasa Ramadhan tahun ini dimulai pada tanggal 16 May...

Kenalkan Budaya dan Makanan Luar Negeri, UMY Kembali Gelar Festival Internasional

20 March 2018 |Seni & Budaya

Kenalkan Budaya dan Makanan Luar Negeri, UMY Kembali Gelar Festival Internasional

Bantul-KoPi| Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta (UMY) merupakan kampus yang d...

“Japanese Beautiful Art”

08 March 2018 |Seni & Budaya

“Japanese Beautiful Art”

Surabaya-KoPi| Kesenian khas Jepang Surabaya, 8 Maret 2018 – Walau dikenal sebag...

PERSONAL EFFECT : “KAU MEMANG BERBEDA, AKU JUGA.”

08 March 2018 |Seni & Budaya

PERSONAL EFFECT : “KAU MEMANG BERBEDA, AKU JUGA.”

Jogja-KoPi| Personal Effect pameran Project Preeet #2 dikurapreeetori Jajang R K...

High Risk, High Return: Fenomena Bitcoin dalam Digitalisasi Masyarakat Indonesia

28 February 2018 |Sains & Teknologi

High Risk, High Return: Fenomena Bitcoin dalam Digitalisasi Masyarakat Indonesia

Sleman-KoPi| Fenomena mata uang digital atau cryptocurrency mendapat banyak so...

Pameran Bersama KomunitasTulang Rusuk

26 February 2018 |Seni & Budaya

Pameran Bersama KomunitasTulang Rusuk

SENIMAN : Anjani Imania Citra | Angel Gracia | Annisha Novita Sari | Ayu Desia...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

21 February 2018 |Seni & Budaya

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sleman-KoPi| Sebagai wujud turut memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2569, Uni...

Pameran patung Komroden Haro

14 February 2018 |Seni & Budaya

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro-16 – 28 Feberuari 2018-Tempat: Miracle Prints, jl. ...

“Memetri Kriya” Pameran Seni Kriya sebagai wujud menjaga warisan Budaya

20 November 2017 |Seni & Budaya

“Memetri Kriya” Pameran Seni Kriya sebagai wujud menjaga warisan Budaya

(Surabaya, 22 November 2017) – Berangkat dari satu persamaan visi untuk tetap me...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

15 November 2017 |Seni & Budaya

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Jogja-KoPi| Bayu Prihantoro Filemon, alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politi...

Pameran Seni Rupa Seni Preeet: So Go On Person

11 November 2017 |Seni & Budaya

Pameran Seni Rupa Seni Preeet: So Go On Person

Bantul-KoPi| Putri penyair Chairil Anwar, Evawani Chairil Anwar, akan membuka Pa...

AORSI membuat sketsa menjadi menyenangkan

02 November 2017 |Seni & Budaya

AORSI membuat sketsa menjadi menyenangkan

Jogja-KoPi|Seni sketsa saat ini tengah mulai banyak diminati masyarakat. Pelbaga...

Open Aplikasi Artjog11 dibuka awal November 2017

02 November 2017 |Seni & Budaya

Open Aplikasi Artjog11 dibuka awal November 2017

Bantul-KoPi| ArtJog tahun ke 11 yang akan berangsung di Jogja Nasional Museum (J...

GAJAH GALLERY SINGAPORE MEMPERSEMBAHKAN PAMERAN TUNGGAL    SEMSAR SIAHAAN: ART, LIBERATION

26 October 2017 |Seni & Budaya

GAJAH GALLERY SINGAPORE MEMPERSEMBAHKAN PAMERAN TUNGGAL SEMSAR SIAHAAN: ART, LIBERATION

Tanjong Pagar Distripark, Singapore –KoPi| Gajah Gallery mempersembahkan pa...

“Ritus Udheng Osing” di HoS Sampoerna

04 October 2017 |Seni & Budaya

“Ritus Udheng Osing” di HoS Sampoerna

Surabaya-KoPi| Makna udheng bagi masyarakat Osing (Surabaya, 04 Oktober 2017) – ...

Dream Theater menyihir penonton JogjaRockarto

01 October 2017 |Seni & Budaya

Dream Theater menyihir penonton JogjaRockarto

Jogja-KoPi|Dream Theater, Band legenda berasal asal Boston,Massachutes itu pun b...

Promotor JogjaRockarto Anas Syahrul Alimi kecewa dengan Akeorlog Indonesia

01 October 2017 |Seni & Budaya

Promotor JogjaRockarto Anas Syahrul Alimi kecewa dengan Akeorlog Indonesia

Jogja-KoPi|CEO Rajawali Communication ,Promotor tunggal acara JogjaROCKarta,Anas...

Sastra rasa konyol Ugo Untoro

30 September 2017 |Buku

Sastra rasa konyol Ugo Untoro

Judul: Cerita Pendek Sekali , Penulis : Ugo Untoro, Penerbit: Penerb...

Gubernur Jawa Tengah menonton Dream Theater di JogjaROCKarta

29 September 2017 |Seni & Budaya

Gubernur Jawa Tengah menonton Dream Theater di JogjaROCKarta

Jogja--KoPi|Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menonton festival konser akbar J...

Death Vomit berhasil memikat ribuan penonton JogjaROCKarta bersama Erros

29 September 2017 |Seni & Budaya

Death Vomit berhasil memikat ribuan penonton JogjaROCKarta bersama Erros

Jogja-KoPi|Band Cadas Death Vomit berhasil tarik minat ribuan penonton yang buka...

GESSTOK 2017 : Performance Art, Exhibition, Bazaar, Workshop, Diskusi

25 September 2017 |Seni & Budaya

GESSTOK 2017 : Performance Art, Exhibition, Bazaar, Workshop, Diskusi

Waktu :1-15 Oktober 2017Tempat : Studio Kalahan dan Galeri SMSR Yogyakarta

Jogja International Street Performance 2017

23 September 2017 |Seni & Budaya

Jogja International Street Performance 2017

Jogja-KoPi| Dinas Pariwisata DIY bersama seniman-seniman Jogja akan menyelenggar...

Musik orkestra sebagai bentuk dakwah UMY dalam bidang seni budaya

19 September 2017 |Seni & Budaya

Musik orkestra sebagai bentuk dakwah UMY dalam bidang seni budaya

Bantul-KoPi| Musik merupakan salah satu media yang efektif untuk melakukan dakwa...

BELAJAR KEAJAIBAN DARI WARGA ASEAN

18 September 2017 |Resensi

BELAJAR KEAJAIBAN DARI WARGA ASEAN

Judul Buku: The ASEAN Miracle;  A Catalyst for Peace Penulis : Kishore Mah...

Touch of Indonesia Ajang Designer Jatim Pamerkan Karya

16 September 2017 |Seni & Budaya

Touch of Indonesia Ajang Designer Jatim Pamerkan Karya

Surabaya-KoPi| Touch of Indonesia merupakan salah satu ajang fashion show yang m...

Teater Pandora sukses menteror dan menghibur  penonton

14 September 2017 |Seni & Budaya

Teater Pandora sukses menteror dan menghibur penonton

Jogja-KoPi|Usai sudah pementasan tiga hari Teater Pandora sastra Inggris  d...

Penentasan lakon Kucing Edgar Allan Poe dipenuhi penonton

13 September 2017 |Seni & Budaya

Penentasan lakon Kucing Edgar Allan Poe dipenuhi penonton

Jogja-KoPi|Antusiasme pengunjung pada pementasan drama Kucing Hitam karya ...

Penonton dibuat jijik pada pementasan Metamorfosa karya Franz Kafka

13 September 2017 |Seni & Budaya

Penonton dibuat jijik pada pementasan Metamorfosa karya Franz Kafka

Jogja-KoPi| Pementasan drama hari kedua teater 'pandora' sastra Inggris adaptasi...

Rencana konser Dream Theathre pindah lagi ke Candi Prambanan

12 September 2017 |Seni & Budaya

Rencana konser Dream Theathre pindah lagi ke Candi Prambanan

Jogja-KoPi| Konser Dream Theater bertajuk JogjaRockArta naungan Rajawali Grup me...

Legenda Sleepy Hollow sukses digelar tanpa membawa sosok ikonik 'hantu' nya ke atas panggung

12 September 2017 |Seni & Budaya

Legenda Sleepy Hollow sukses digelar tanpa membawa sosok ikonik 'hantu' nya ke atas panggung

Jogja-KoPi|Pementasan hari pertama Teater 'Pandora' mahasiswa sastra inggrsi ber...

Tiga karya prosa fenomenal warnai TBY selama tiga hari

11 September 2017 |Seni & Budaya

Tiga karya prosa fenomenal warnai TBY selama tiga hari

Jogja-KoPi| Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Universitas Islam Neg...

Pameran Tunggal  Kang Basori Art Respone pertama di Indonesia

05 September 2017 |Seni & Budaya

Pameran Tunggal Kang Basori Art Respone pertama di Indonesia

Jogja-KoPi|Perupa Moch. Basori atau Kang Basori menampilkan karya yang ia sebut ...

”Diversity Order” Ragam Meja Belajar dalam Karya

04 September 2017 |Seni & Budaya

”Diversity Order” Ragam Meja Belajar dalam Karya

(Surabaya, 06 September 2017) Semangat untuk terus aktif berkarya dan berpameran...

ISI akan gelar 24 Jam Menabuh gamelan awal September

30 August 2017 |Seni & Budaya

ISI akan gelar 24 Jam Menabuh gamelan awal September

Bantul-KoPi| Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Jurusan Karawitan ISI Yogyakarta ak...

Asosiasi Pengkaji Film Indonesia Gelar Konferensi Film Pertama

29 August 2017 |Seni & Budaya

Asosiasi Pengkaji Film Indonesia Gelar Konferensi Film Pertama

Bantul-KoPi| Film adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menya...

Balutan batik Muslimah warnai JFW hari ketiga

25 August 2017 |Seni & Budaya

Balutan batik Muslimah warnai JFW hari ketiga

Jogja-KoPi| Gelaran hari ketiga Jogja Fashion Week (JFW) 2017 tampilkan rancanga...

MENEGUHKAN PERSAUDARAAN BANGSA SERUMPUN

11 August 2017 |Resensi

MENEGUHKAN PERSAUDARAAN BANGSA SERUMPUN

Judu Buku : Why Are We Angry at Them; Satu Analisis Matrik Berkembar G-M-P bagi ...

Catatan Pameran Tunggal #3 Ade Pasker "Art Apo LLo Ko"

11 August 2017 |Seni & Budaya

Catatan Pameran Tunggal #3 Ade Pasker "Art Apo LLo Ko"

Oleh : Mayek Kalau mengikutinya sejak awal akan nampak hal yang sangat sederhan...

SATU Pameran Fotografi dan Puisi

09 August 2017 |Seni & Budaya

SATU Pameran Fotografi dan Puisi

SURABAYA- Selalu berkumpul di berbagai acara seni dan saling silang terlibat dal...

Literasi Wajah Bangsa: Membangun bangsa melalui literasi

09 August 2017 |Seni & Budaya

Literasi Wajah Bangsa: Membangun bangsa melalui literasi

SURABAYA - Suatu bangsa dikatakan maju jika masyarakatnya memiliki kemampuan lit...

Penjualan tiket Dream Theatre Presale ditutup hanya dalam 6 jam

03 August 2017 |Seni & Budaya

Penjualan tiket Dream Theatre Presale ditutup hanya dalam 6 jam

Jogja-KoPi|Euphoria dan antusiasme ribuan penonton Konser Dream Theater mulai te...

Godbless,Death Vomit,dan Power Metal akan membuka konser Dream Theater.

02 August 2017 |Seni & Budaya

Godbless,Death Vomit,dan Power Metal akan membuka konser Dream Theater.

Jogja-KoPi|Raksasa genre musik rock Amerika Dream Theater akan tampil di Kridoso...

Tiket murah Dream Theater dijual terbatas mulai besok

02 August 2017 |Seni & Budaya

Tiket murah Dream Theater dijual terbatas mulai besok

Jogja-KoPi|Rajawali Indonesia Communication umumkan Tiket Konser Dream Theater b...

Festival Gamelan Yogyakarta ke 22 akan digelar

20 July 2017 |Seni & Budaya

Festival Gamelan Yogyakarta ke 22 akan digelar

Sleman-KoPi| Gelaran tahunan akbar Yogyakarta Gamelan Festival (YGF)kembali hadi...

Yogya siap hadirkan wisata religius

13 July 2017 |Pariwisata

Yogya siap hadirkan wisata religius

Jogja-KoPi| Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi DIY, Ruse Sutikno mengatakan Yo...

Festival Tamansari akan kembali digelar

13 July 2017 |Pariwisata

Festival Tamansari akan kembali digelar

Jogja-KoPi| Pentas Seni Kreatif Festival Tamansari akan kembali digelar di Kampu...

Pameran Seni Rupa Di Balik Senyap”

10 July 2017 |Seni & Budaya

Pameran Seni Rupa Di Balik Senyap”

(Surabaya, 13 Juli 2017) Jati diri seseorang merupakan potensi yang dapat ditonj...

Instagram desainer muslimah Jogja kena hack

22 June 2017 |Fashion

Instagram desainer muslimah Jogja kena hack

Yogyakarta-KoPi | Akun media sosial seperti Instagram menjadi target cyber crime...

Inilah bukti Pelaut Muslim penemu Amerika, bukan Columbus

13 June 2017 |Sejarah

Inilah bukti Pelaut Muslim penemu Amerika, bukan Columbus

Narragansett-KoPi| Selama berabad-abad Christopher Columbus diyakini sebagai ora...

”EAT” Environment-Art-Technology

12 June 2017 |Seni & Budaya

”EAT” Environment-Art-Technology

(Surabaya, 15 Juni 2017) Pengaruh pertumbuhan dan perkembangan tehnologi, demiki...

Ternyata cowok ganteng kualitas spermanya jelek

10 June 2017 |Ragam

Ternyata cowok ganteng kualitas spermanya jelek

KoPi| Para wanita yang ingin punya anak dari pria macho tampaknya harus memikirk...

Memanjakan guguk kesayangan

10 June 2017 |Ragam

Memanjakan guguk kesayangan

Surabaya – KoPi| Anjing merupakan hewan sosial sama seperti halnya manusia. Kede...

Ramadhan, ajang mengasah diri untuk lebih bertakwa

10 June 2017 |Religi

Ramadhan, ajang mengasah diri untuk lebih bertakwa

Bantul-KoPi| Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi kaum muslimin...

Bakaba Indonesia Gelora Seni Rupa

07 June 2017 |Seni & Budaya

Bakaba Indonesia Gelora Seni Rupa

Pameran Sakato Art Community (SAC) Bakaba #6 bertema ‘Indonesia’ yang digelar di...

aRT08 mengingatkan PERSAGI

07 June 2017 |Seni & Budaya

aRT08 mengingatkan PERSAGI

aRT08 lahir Juni 2015 sebelum ArtJog ke 8 digelar dan munculnya Jogja Artweek. J...

Biografi Intelektual dan Pemikiran Sang Pelopor Sosiologi

26 May 2017 |Buku

Biografi Intelektual dan Pemikiran Sang Pelopor Sosiologi

Judul Buku : Ibn Khaldun (Biografi Intelektual dan Pemikiran Sang Pelopor Sosiol...

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali

24 May 2017 |Aesthetic dan Anti-aging

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali

Setelah mengetahui efek penuaan dini karena sagging, lantas perawatan apa yang p...

Sempurnakan ibadah Ramadhan dengan balutan "Qiyamul Lail"

20 May 2017 |Fashion

Sempurnakan ibadah Ramadhan dengan balutan "Qiyamul Lail"

Jogja-KoPi| Setiap Muslim merindukan Qiyamul Lail di bulan Ramadhan, termasuk de...

Wisata selfie Embung Gunung Api Purba Nglanggeran

20 May 2017 |Pariwisata

Wisata selfie Embung Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Kidul-KoPi│Embung Gunung Api Purba bisa jadi salah satu pilihan wisata se...

ArtJog|10 menyaring seribu karya aplikasi menjadi lima belas

20 May 2017 |Seni & Budaya

ArtJog|10 menyaring seribu karya aplikasi menjadi lima belas

Jogja-KoPi|Bambang Koko Witjaksono, Kurator Artjog 10 mengatakan seniman Art Jog...

Jago Tarung pamerkan lima seniman di Hotel Aman Jiwo

19 May 2017 |Seni & Budaya

Jago Tarung pamerkan lima seniman di Hotel Aman Jiwo

Borobudur-KoPi| Jago Tarung menggelar pameran seni kontemporer bertemakan Mask-B...

PR Sorgum Consultant Hadirkan Festival Payung Tradisional

16 May 2017 |KoPi Kampus

PR Sorgum Consultant Hadirkan Festival Payung Tradisional

Sleman-KoPi| PR Sorgum Consultant, kelompok mahasiswa public relations Universit...

Kepala Lemsaneg mengklaim software dalam negeri aman dari serangan ransomware

15 May 2017 |Sains & Teknologi

Kepala Lemsaneg mengklaim software dalam negeri aman dari serangan ransomware

Jogja-KoPi│ Kepala Lembaga Sandi Negara, Djoko Setiadi mengatakan penggunaan sof...

Yogya Annual Art #2 digelar di Balai Sangkring Art Space

13 May 2017 |Seni & Budaya

Yogya Annual Art #2 digelar di Balai Sangkring Art Space

Jogja-KoPi| Yogya Annual Art 2 (YAA#2) akan kembali digelar di Bale Banjar Sangk...

FEB UGM mengadakan diskusi kebijakan untuk mengenang Prof. Mubyarto

10 May 2017 |KoPi Kampus

FEB UGM mengadakan diskusi kebijakan untuk mengenang Prof. Mubyarto

Sleman-KoPi|Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB-UGM) meng...

Kelompok GELORA SAMSAT PKM-M UMY resmikan pembentukan RT sampah sehat

08 May 2017 |KoPi Kampus

Kelompok GELORA SAMSAT PKM-M UMY resmikan pembentukan RT sampah sehat

Bantul| Jumlah sampah yang makin meningkat di lingkungan tempat tinggal masyarak...

Oppo luncurkan f3 group selfie expert yang nyaman dalam genggaman

06 May 2017 |Sains & Teknologi

Oppo luncurkan f3 group selfie expert yang nyaman dalam genggaman

Jakarta- OPPO hari ini meluncurkan F3, penerus seri Selfie Expert terbaru. Sama ...

15 Perguruan Tinggi ikuti PORSFI di UMY

05 May 2017 |KoPi Kampus

15 Perguruan Tinggi ikuti PORSFI di UMY

Bantul| Sebanyak 15 Perguruan Tinggi yang ada di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogy...

Wedang ereng-ereng alternatif minuman untuk berbuka puasa

05 May 2017 |Kuliner

Wedang ereng-ereng alternatif minuman untuk berbuka puasa

Jogja-KoPi| Wedang Ereng-ereng minuman kaya manfaat yang bisa jadi salah satu me...

”KOTAKUKOTAKITA” Surabaya dalam proyeksi seni visual

04 May 2017 |Seni & Budaya

”KOTAKUKOTAKITA” Surabaya dalam proyeksi seni visual

(Surabaya, 4 Mei 2017) Dengan keinginan mendorong generasi muda untuk lebih meng...

Enam puluh persen mahasiswa Yogyakarta non aktivis

29 April 2017 |KoPi Kampus

Enam puluh persen mahasiswa Yogyakarta non aktivis

Jogja-KoPi|Mahasiswa yang menjadi aktivis di Yogyakarta hanya 40%, sementara yan...

Menyelami maritim Indonesia bersama COMMINFEST 2017

28 April 2017 |KoPi Kampus

Menyelami maritim Indonesia bersama COMMINFEST 2017

Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia menyimpan potensi bahari yang...