Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Melukis bersama 30 perupa Yogya menyambut kelahiran cucu Sultan

Melukis bersama 30 perupa Yogya menyambut kelahiran cucu Sultan

SIARAN PERSS

Masyarakat Yogyakarta selalu punya cara unik dalam mengekspresikan sesuatu. Kali ini komunitas pelajar, mahasiswa, seniman Yogyakarta bekerjasama dengan Art X-tion dan Paguyuban Pengemudi Becak Yogyakarta didukungmanajemen XT Square akan menggelaracara menarik yakni melukis bersama dalam rangka mangayubagyo atas kelahiran wayah dalem Raja Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwana X yakni Raden

Ajeng Nisaka Irdina Yudanegara yang merupakan putri dari Gusti KanjengRatu Bendara dan Kanjeng PangeranHario Yudanegara. Kelahirannya wayah dalem sendiri berlangsung lancar Sabtu1 Maret 2014 di RS.Sarjito Yogyakarta.

Acara ini selainmerupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap keluarga Kraton Yogyakarta juga menunjukkan betapa kentalnya kultur seni budaya di Yogyakarta. Satu hal yang kiranya membuat kota ini menjadi sangat istimewa.

 

Acara melukisbersama dengan tema "BORN" akan dilaksanakan pada hari Minggu 9 Maret2014 jam 13.00 - 17.00 WIB di area outdoor atau Taman Pule XT Square Jl.Veteran No 151-152 Yogyakarta. Publik seni rupa Yogyakarta ataupun masyarakat umum diharapkan bisa ikut hadir menyaksikan acara spesial ini.

 

Melukis bersama akan diikuti sedikitnya 30 perupa yang masing-masing terdiri dari 10 orang melukis dimedia sket, 10 orang melukis di media kanvas, dan 10 orang melukis di media slebor becak. Khusus media slebor becak ini merupakan bentuk keberpihakan seniman terhadap becak sebagai moda transportasi tradisional yang khas Yogyakarta.

 

Kelestarian atas becak juga mengingatkan kita atas dawuh swargi Ngarsa Dalem Sri SultanHamengku Buwana IX bahwa becak dan andong harus terus dijaga keberadaannya di bumiYogyakarta.

Berikut daftar perupa yang akan terlibat dalam acara melukis bersama:

 

Perupa di media sket (terdiri dari pelajar Sekolah Menengah Seni Rupa dan mahasiswa Institut Indonesia): Gandrik, Raka, Feliq, Bobi, Bety,Gandung W, Galih, Bayu, Alwi, Setioko.

 

Perupa di media kanvas (terdiri dari 10 mahasiswa Institut Seni Indonesia): Ibnu Prastowo, Heri Laksono, Zenva, Burhanudin, Andri, Ichsan, Teguh, Wulan, Bayu,Joni Barok.

 

Perupa di media slebor becak (terdiri dari seniman berusia diatas 43 tahun): AntokAbri, Wm.Hendrix, Bj.Arifin, Yan Santana, Alfi Ardiyanto, mBah Mardi, MarnoKeling, Hendra Buwana, Heru Uthantoro, Bajang

 

back to top