Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Wanita ini memberi 'kesaktian' kepada anak-anak

Wanita ini memberi 'kesaktian' kepada anak-anak

Surabaya-KoPi| Dunia makin padat dan riuh oleh persaingan dalam segala dimensi. Jika lemah, individu tak akan mampu tumbuh dalam kebahagiaan dan kemapanan sosial ekonomi. Maka bagi wanita ini, memberi 'kesaktian' kepada para generasi adalah keharusan.

Kesaktian itu dalam dunia modern sekarang adalah ilmu pengetahuan dan keterampilan. Wanita yang sering membersamai masyarakat kecil ini adalah Fatma Saifullah Yusuf, Ketua Umum BKOW Jawa Timur. Ia menjelaskan tentang kesaktian bagi para generasi masa mendatang ketika hadir dalam acara Yatim Mandiri (24/10/15). Ada 100 anak yatim yang belajar tentang kemandirian bersama Fatma.

"Anak-anak harus mendapatkan bekal kesaktian dalam bentuk pengetahuan dan keterampilan."

Fatma memberi apresiasi kepada Yatim Mandiri yang berkomitmen memupuk ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak yatim yang tergabung di Sanggar Genius. Mereka, para anak yatim, nantinya adalah para pemimpin di dalam masyarakat. Sebagian mungkin menjadi profesional dan sebagian lagi menjadi pemimpin politik.

"Saya sendiri memberikan hal yang mungkin seorang ibu memberikan pada anak-anaknya, yaitu proses menjadi mandiri; memasak, mencuci sampai mempersiapkan pakaian sehari-hari secara rapi."

Fatma menjelaskan bahwa kemandirian harus dimulai sejak dini. Namun bukan berarti mereka kehilangan masa kanak-kanak yang membutuhkan ruang bermain. Maka bagaimana caranya melalui ruang bermain yang ceria, kemandirian dimasukkan secara perlahan. 

"Anak-anak harus mendapat kesempatan dan dukungan penuh agar nanti pada masa mendatang mereka mampu bertanggung jawab sebagai pemimpin yang hebat dalam masyarakatnya".

Setelah menjelaskan demikian kepada KoPi, wanita berparas selalu ceria itu mengajak anak-anak belajar mencuci baju. |YP|

back to top