Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Taman kota, penyaring kejahatan?

Salah satu sudut Taman Bungkul Surabaya Salah satu sudut Taman Bungkul Surabaya
Surabaya – KoPi | Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Kota Surabaya saat ini terkenal karena taman-taman kotanya. Beberapa taman kota di Surabaya bahkan memperoleh penghargaan internasional. Pembangunan taman kota di Surabaya sering diidentikkan dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Maklum, walikota perempuan pertama Surabaya ini mengawali karirnya di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Surabaya dan dikenal sangat getol mempromosikan taman kota.
 

Tak pelak taman-taman kota menjadi salah satu kebanggaan warga Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya pun terus menggenjot pembangunan taman kota. Saat ini Kota Surabaya memiliki 324 taman yang terbagi menjadi 270 taman pasif dan 54 taman aktif. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya membangun 20 taman baru pada 2014 lalu. Tahun ini diperkirakan jumlah taman kota di Surabaya akan kembali bertambah.

Dengan jumlah taman yang begitu banyak, saat ini rasio ruang terbuka hijau Surabaya mencapai lebih dari 20 %. Pemerintah Kota Surabaya beralasan pembangunan taman kota bertujuan untuk meningkatkan ruang terbuka hijau serta untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. 

Apa sebenarnya pengaruh taman kota terhadap taraf hidup warga? Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Temple University pada tahun 2012, taman kota yang terawat mampu menurunkan tingkat kriminalitas. 

Dua peneliti dari Temple University, Jeremy Mennis dan Mary Wolfe berpendapat bahwa kegelapan yang ditimbulkan pohon dan semak-semak tidak berpengaruh pada kejahatan. Dengan menggunakan penginderaan satelit mereka menemukan bahwa taman yang bersih dengan pepohonan yang terawat mendorong adanya kontrol sosial. 

Taman yang terawat membuat banyak warga nyaman melewatinya, yang selanjutnya menjadi pengawas bagi lingkungan mereka. Akibatnya, penjahat jadi enggan melakukan kejahatan. Sebaliknya, tumpukan sampah dan tanaman yang tumbuh secara liar menutupi pengawasan dari warga, dan memberi kesempatan bagi tindak kejahatan.

 

back to top