Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Surabaya, kelangkaan daging belum terjadi, pemerintah harus gesit mengatasi

Surabaya, kelangkaan daging belum terjadi, pemerintah harus gesit mengatasi
Surabaya - KoPi | Kelangkaan daging sapi yang terjadi di Jakarta sejak minggu (9/08) kemarin ternyata belum berimbas di Surabaya. Pasalnya, para pedagang di Jakarta mogok berjualan akibat kebijakan pemerintah yang membatasi impor sapi di angka 50.000 ekor.

Pagi tadi, di pasar Pucang Surabaya, kelangkaan belum terjadi. Pedagang dagingpun masih memilik stock. Bahkan kenaikan haga daging belum berarti.

“Masih satu kilo 100 ribuan aja. Stock juga masih banyak. Ndak tahu kalo besok” ujar salah satupe dagang daging pasar Pucang.

Adul, selaku pedagang soto daging di Surabaya mengaku belum mendapatkan imbas khusus mengenai persoalan kelangkaan di Surabaya.

“Tadi pagi belanja di pasar Alhamdulillah stock masih banyak, harganya juga stabil gak ada kenaikan. Belum ada imbas ke Surabaya” ujarnya kepada KoPi.

Menurut Adul, dalam waktu dekat pastinya akan ada imbas kelangkaan daging di Surabaya. “Jakarta itu kan sentralnya Indonesia, permasalahan di pusat, pasti akan menyebar ke daerah lainnya” lanjut Adul.

Masyarakat Surabaya sendiri berharap permasalahan kelangkaan daging sapi ini segera diatasi. Sikap tegas pemerintah dalam memberikan kebijakan dirasa harus mementingkan rakyat.

“Meskipun belum berimbas di Surabaya, seharusnya pemerintah segera melakukan penyelesaian permasalahan di Jakarta. Supaya tidak ada imbas di kota lain. Mengingat daging sapi menajadi kebutuhan pokok pada barang tertentu. Jika lama di selesaikan, pastinya kelangkaan ini secara perlahan akan mematikan perekonomian” ujar Anis, salah satu pengusaha bakso di Surabaya. | Labibah

back to top