Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

SMKN 3 Yogyakarta sering menerima bom molotov

SMKN 3 Yogyakarta sering menerima bom molotov

Jogjakarta-KoPi| Polsek Jetis tengah menyelidiki kasus pelemparan bom molotov di SMKN 3 Yogyakarts pada Selasa malam, 15 September 2015 dan belum ada laporan kepastiannya. Demikian penjelasan polisi yang bertugas di Polsek Jetis, Rabu (16/9).

Kasus pelemparan bom molotov di SMKN 3 Jogjakarta memang tidak menimbulkan korban jiwa maupun material. Hanya pagar pintu barat terkena lemparan berwarna hitam.

Menurut petugas piket Polsek Jetis, sejak insiden pelemparan tersebut belum ada laporan pengaduan.

"Tetap diselidiki tapi belum mengarah ke pencarian tersangka. Ini juga tidak ada pihak yang dirugikan, saat ini belum ada yang melapor," tuturnya.

SMKN 3 Jogja di Jalan R.W. Monginsidi 2, Jetis, menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa malam pukul 23.45 WIB.

Menurut saksi mata selaku satpam sekolah Baharudin Fakhri (21), kejadian itu berawal ketika ada dua orang yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy warna putih yang tiba-tiba berhenti di depan sekolah dari arah barat jalan R.W Monginsidi, melempar botol yang berisi bom molotov.

Semenjak insiden tersebut pihak sekolah belum meningkatkan keamanan. "Penjagaan masih sama di pintu timur satu orang dan pintu barat yang utama dua orang," jelas Fakhri saat ditemui di SMKN 3 Jogjakarta pukul 15.30 WIB.

Fakhri menambahkan kejadian bom molotov ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya pada bulan Februari pun pernah terjadi hal serupa.

"Sudah sering Mbak. Paling banyak setahun sampai tiga kali di tahun 2014. Dari Januari sampai September ini sudah dua kali," imbuh Fakhri. |Winda Efanur FS|

back to top