Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Senam berkebaya di Surabaya, begini jadinya

Senam berkebaya di Surabaya, begini jadinya

Surabaya-KoPi| Moment Hari Ibu kali ini tampak beda di Surabaya. Pada tanggal 20 Desember pagi,  1800 ibu-ibu di Surabaya tampil senam bersama. Namun, ada yang berbeda dari biasanya, kostum yang mereka gunakan bukan baju olahraga, melainkan baju kebaya dan sarung.

Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf selaku Ketua Pengurus Perwosi Provinsi Jatim menjelaskan bahwa Hari Ibu merupakan momentum mengungkapkan rasa sayang kepada orang tua khususnya ibu. Berkaitan dengan momentum inilah, Perwosi Provinsi Jawa Timur mengadakan senam.

"Perwosi Surabaya mempunyai ide kreatif, untuk mengadakan senam dalam agenda roadshow Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur 2 dengan berpakaian kebaya. Saya menyambut baik dan terbukti bahwa dengan berkebayapun tidak menghalangi 1800 peserta senam Rekreasi Perwosi yang tentu semuanya adalah kaum perempuan."

Senam yang digelar di Taman Surya Surabaya ini mendapat animo yang luar biasa. Peserta yang mengikuti senam tersebut merupakan warga Surabaya di 31 Kecamatan, komunitas senam dan anggota organisasi wanita di Surabaya.

Chusnur Ismiati Hendro Gunawan selaku Ketua Pengurus Kota Perwosi dan juga isteri Sekda Kota Surabaya ini mengatakan bahwa senam yang digelar bersama ini merupakan bentuk tanda cinta kepada para ibu di Surabaya.

"Ini merupakan ajang untuk saling bersilaturahmi, dan juga memperingati harinya para ibu. Sehingga kami juga mengingatkan pentingnya olahraga bagi kesehatan terutama kaum ibu yang merupakan penggerak keluarga," ujarnya kepada KoPi.

Ada yang menarik di acara roadshow senam Perwosi kali ini karena seluruh peserta senam mengenakan kostum kebaya dengan aneka warna berikut aksesoriesnya.

"Ini pertama kalinya olahraga pakai kebaya. Awalnya saya rasa akan susah dan 'sumuk' eh ndak taunya enak enak aja senam pakai kebaya, malah jadi lucu dan seru," jelas Yuli salah satu peserta sambil tertawa.

Surabaya merupakan kota terakhir yang dikunjungi dalam agenda roadshow Pengprov Perwosi dalam rangka mensosialisasikan Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur 2 di tahun 2015.

"Insya Allah pada tahun 2016 nanti kami dapat menyelesaikan agenda mensosialisasikan senam kebanggaan Perwosi ini di 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur," jelas istri dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf ini.

Senam yang dimulai sejak pukul 7 pagi tersebut juga menghadirkan puluhan tenda bazar di sekelilingnya. Beberapa jenis dagangan khas kota pahlawan ini turut meramaikan bazar tersebut. |Labibah|

back to top