Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

"Saya kaget ketika mendengarnya...."

"Saya kaget ketika mendengarnya...."

Surabaya-KoPi | Wanita berseragam biru-biru itu sempat mengeluarkan ekspresi berbeda ketika ada peserta dalam pelatihan yang menyatakan bahwa dalam tiga bulan dia keluar dari garis kemiskinan. Wanita berseragam biru-biru itu adalah Fatma Saifullah Yusuf, Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur dan istri wakil gubernur.

 "Saya kaget ketika mendengarnya...bisa ya waktu tiga bulan, seorang wanita yang merupakan istri bisa keluar dari garis kemiskinan dalam waktu tiga bulan."

Namun kekagetan itu menjadi kekaguman ketika peserta dari salah satu wilayah Jatim tersebut mengatakan bahwa selama ini ikut aktif dalam pelatihan-pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh BKOW bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim. Semua keterampilan tersebut ia praktekkan. Terutama dalam menjalankan bisnis kecil snacks (makanan ringan).

"Bu Fatma adalah inspirasi bagi saya. Selalu terlihat bersemangat, dan bersedia membaur bersama kita semua (rakyat, red.). Saya ingin bisa menjadi kuat mandiri tapi juga tetap menjadi ibu dalam rumah tangga...hehehe...."

Demikian penjelasan salah satu peserta pelatihan pembuatan kue kering sambil tersenyum bangga kepada KoPi pada hari Selasa (30/6/2015).

Ibu Fatma, panggilan akrabnya, ketika diklarifikasi tentang hal tersebut tidak banyak berkomentar.

"Saya..apa ya...bekerja untuk kebaikan...bekerja untuk kemandirian dengan cara mengorganisasi pelatihan-pelatihan seperti ini. Alhamdulillah jika berdampak baik pada masyarakat. Namun mohon maaf apabila belum ideal."

Pelatihan tersebut menurut Ibu Fatma melalui sambutannya secara aktual untuk merespon momen lebaran. Para wanita dan ibu bisa memanfaatkannya baik untuk menciptakan usaha kecil makanan ringan maupun mandiri membuat kue sendiri di rumah.

"Ada seratus langkah untuk mencapai keberhasilan...mungkin pelatihan ini adalah langkah pertama atau kedua. Sisanya mereka harus berani, komit dan bervisi untuk mandiri,"pungkas Fatma Saifullah Yusuf yang terlihat mulai kelelahan setelah ikut mondar-mandir membantu proses pelatihan. |Yusuf P

back to top