Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Risma Ingin Indonesia Rebut Kedaulatan Kesehatan

Risma Ingin Indonesia Rebut Kedaulatan Kesehatan
Surabaya – KoPi | Walikota Surabaya Tri Rismaharini berharap Surabaya mampu menjadi pusat pusat layanan kesehatan di Indonesia. Menurutnya dokter-dokter di Indonesia, khususnya Surabaya, tidak kalah dengan dokter-dokter dari rumah sakit di Singapura.
 

“Orang Indonesia itu suka berobat ke luar negeri. Patah tulang aja harus pergi ke Malaysia atau Singapura. Padahal sebelum ke Singapura atau Malaysia harus transit dulu di Surabaya. Kenapa tidak berhenti di Surabaya saja? Wong dokter-dokter di sana juga lulusan Surabaya,” ungkapnya dalam acara pembukaan Rumah Sakit Khusus Infeksi Universitas Airlangga, Surabaya (17/2).

Risma prihatin selama ini orang Indonesia sendiri tidak percaya dengan dokter-dokter Indonesia. Ia berharap masyarakat mau terbuka bahwa dokter Indonesia sudah seahli dokter luar negeri. “Masa untuk kesehatan kita juga bergantung sama orang luar negeri? Dokter Indonesia juga sama baiknya. Mari kita rebut kembali kedaulatan kesehatan kita,” tegasnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Selasa (17/2) Universitas Airlangga meresmikan Rumah Sakit Khusus Infeksi. Rumah sakit ini akan menangani kasus-kasus infeksi seperti demam berdarah, hepatitis, TBC, malaria, dan sebagainya. Rumah sakit ini menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang menangani kasus-kasus infeksi.

 

back to top