Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Pemkot Surabaya akui trem kemungkinan baru tahun depan

Pemkot Surabaya akui trem kemungkinan baru tahun depan
Surabaya - KoPi | Pemerintah Kota Surabaya akhirnya buka suara soal pembangunan trem. Mereka akhirnya mengakui bahwa pembangunan trem kemungkinan baru bisa dimulai tahun depan.
 

"MoU trem juga sudah ditandatangani. Tinggal persiapan detail desainnya saja," kata Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Hendro Gunawan, di Surabaya, Senin (8/6).

Menurut Hendro, saat ini Pemkot tengah aktif mengadakan pertemuan dengan Badan Perencanaan Nasional (Bapenas), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta World Bank. Dalam pertemuan tersebut dibahas soal tindak lanjut technical assistance oleh Bapenas. Peran Kemenhub sendiri menentukan desain akhir.

Pernyataan Hendro tersebut muncul beberapa hari setelah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan trem Surabaya baru akan dibangun pada 2016. Jonan mengatakan masih ada beberapa hal yang perlu dikaji dalam proyek trem Surabaya dan perlu ada studi kelayakan lebih lanjut.

Soal informasi studi kelayakan oleh Kemenhub tersebut, Hendro mengatakan masih ada banyak hal yang akan dikaji. Menurutnya, layak tidaknya proyek trem bukan hanya masalah teknis, tetapi juga termasuk kemampuan masyarakat membayar tarif trem, subsidi, dan sustainable system angkutan tersebut.

Hendro berkilah proses pembangunan trem menjadi molor karena harus melalui proses koordinasi yang intens. Menurutnya koordinasi perlu untuk meminimalisir potensi masalah yang mungkin timbul saat pembangunan dimulai.

Ia juga menyatakan saat ini tidak ada masalah pada pembebasan lahan. Pemkot berencana membangun jalur di lintasan lama, jadi tidak perlu melakukan pembebasan lahan.

back to top