Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pemkot Surabaya akui trem kemungkinan baru tahun depan

Pemkot Surabaya akui trem kemungkinan baru tahun depan
Surabaya - KoPi | Pemerintah Kota Surabaya akhirnya buka suara soal pembangunan trem. Mereka akhirnya mengakui bahwa pembangunan trem kemungkinan baru bisa dimulai tahun depan.
 

"MoU trem juga sudah ditandatangani. Tinggal persiapan detail desainnya saja," kata Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Hendro Gunawan, di Surabaya, Senin (8/6).

Menurut Hendro, saat ini Pemkot tengah aktif mengadakan pertemuan dengan Badan Perencanaan Nasional (Bapenas), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta World Bank. Dalam pertemuan tersebut dibahas soal tindak lanjut technical assistance oleh Bapenas. Peran Kemenhub sendiri menentukan desain akhir.

Pernyataan Hendro tersebut muncul beberapa hari setelah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan trem Surabaya baru akan dibangun pada 2016. Jonan mengatakan masih ada beberapa hal yang perlu dikaji dalam proyek trem Surabaya dan perlu ada studi kelayakan lebih lanjut.

Soal informasi studi kelayakan oleh Kemenhub tersebut, Hendro mengatakan masih ada banyak hal yang akan dikaji. Menurutnya, layak tidaknya proyek trem bukan hanya masalah teknis, tetapi juga termasuk kemampuan masyarakat membayar tarif trem, subsidi, dan sustainable system angkutan tersebut.

Hendro berkilah proses pembangunan trem menjadi molor karena harus melalui proses koordinasi yang intens. Menurutnya koordinasi perlu untuk meminimalisir potensi masalah yang mungkin timbul saat pembangunan dimulai.

Ia juga menyatakan saat ini tidak ada masalah pada pembebasan lahan. Pemkot berencana membangun jalur di lintasan lama, jadi tidak perlu melakukan pembebasan lahan.

back to top