Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pembangunan stagnan, DPRD Jatim ingin Jembatan Suramadu gratis

Pembangunan stagnan, DPRD Jatim ingin Jembatan Suramadu gratis
Surabaya - KoPi | Tidak hanya Jalan Lingkar Luar Barat dan Timur saja yang direncanakan akan digratiskan. DPRD Provinsi Jawa Timur ingin agar seluruh kendaraan yang melewati Jembatan Suramadu digratiskan. Tujuannya, untuk meningkatkan perekonomian di wilayah Madura.
 

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim mengatakan saat ini pihaknya terus mendorong agar Jembatan Suramadu dibebaskan dari retribusi. Halim menyatakan sudah menyampaikan rencana tersebut ke BPWS maupun Komisi V DPR RI saat berkunjung ke Madura. Meski demikian pihaknya masih menunggu keseriusan dari BPWS demi meningkatnya perekonomian masyarakat Madura. Sementara Komisi V DPR RI telah menyetujui usulan DPRD Jatim tersebut.

"Intinya penggratisan jembatan Suramadu, demi mendorong perekonomian masyarakat Madura lebih meningkat. Mengingat dengan berdirinya Jembatan Suramadu sejak lima tahun lalu sampai saat ini tidak sedikitpun membawa perubahan bagi perekonomian di Pulau Madura," tegas Abdul Halim politisi asal Fraksi Gerindra Jatim.

Menurutnya, pada 2014 pemerintah pusat telah mengucurkan dana sebesar Rp 600 miliar . Namun hanya terserap 25 persen saja, atau Rp 150 miliar, sedang sisanya masuk ke Kasda. 

"Itu artinya BPWS tidak bekerja sama sekali. Dan ini dibuktikan dengan sisi Jembatan Suramadu  tidak ada pembangunan sama sekali alias stagnan. Padahal bulan puasa seperti ini pembangunan rest area sangat dibutuhkan bagi pengendara untuk beristirahat. Termasuk disana juga harus dibangun SPBU," tukas Halim.

back to top