Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Milad 104 Muhammadiyah : Membangun Karakter Indonesia Berkemajuan

Milad 104 Muhammadiyah : Membangun Karakter Indonesia Berkemajuan

Bantul-KoPi| Resepsi Milad Muhammadiyah akan segera dilaksanakan pada kamis 17 November 2016 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Agenda ini merupakan salah satu agenda besar Persyarikatan.

Dengan mengusung tema “Membangun Karakter Indonesia Berkemajuan” panita milad Muhammadiyah mencannangkan akan mengundang 10.000 warga Muhammadiyah untuk memeriahkan agenda resepsi milad tersebut.

Menurut Dr. M. Nurul Yamin M.Si, Ketua Panitia Milad Muhammadiyah ke 104, kondisi Indonesia akhir-akhir ini mengalami kerentanan karakter.

“Memang Indonesia memiliki kemajuan namun juga mengalami kehilangan karakter,” pungkas Yamin, Rabu (15/11) dalam acara Press Conference yang diselenggarakan di Aula Pimpinan Pusat Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta.

“Lewat resepsi milad Muhammadiyah ini kami akan mengusung kemajuan yang berkarakter Indonesia, karena Muhammadiyah memiliki peran penting dalam menjaga kebinekaan negara Indonesia,” lanjut Yamin.

Yamin menegaskan bahwa dalam acara ini nanti akan mengedepankan tiga aspek diantaranya ke Indonesiaan, Kemajuan dan Keislaman. Agenda milad dalam nuansa historis tentang Muhammadiyah diawali dengan pameran foto, arsip, dokumen dan artefak yang menjadi satu cerminan gerakan dan menjawab tantangan masyarakat tentang dugaan bahwa Muhammadiyah tidak konsen pada arsip dan benda bersejarah.

poster mld

Yamin juga mengatakan pameran ini sebagai media pembelajaran bagi kader Muhammadiyah untuk memahami jejak perjalanan persyarikatan. Selain itu dalam agenda pameran ini juga akan diselenggarakan diskusi yang mengangkat tema “Muhammadiyah dalam Lorong Waktu” yang akan diisi oleh tiga narasumber diantaranya Munir Mulhan, Yuanda Zahra, dan Muchlas MT, yang ketiganya merupakan pengamat sejarah.

Yamin memaparkan rangkaian acara milad Muhammadiyah terdiri dari Muhammadiyah Award yang akan diberikan kepada guru dari daerah terpencil, guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), dan karya kreatif sekolah-sekolah Muhammadiyah

Selain itu terdapat penampilan sendra tari kolosal yang diikuti 250 siswa dari sekolah Muhammadiyah, Seni Tradisional Madihin dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, penampilan da’I ciliki Wildan dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga, dan Teleconference dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dari Jerman, Kairo, dan Australia.|  Syifa Rosyiana Dewi

back to top