Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Makna lebaran yang mungkin terlupa

Makna lebaran yang mungkin terlupa

Surabaya-KoPi | Hari Raya Idhul Fitri 1436 Hijriah jatuh pada tanggal 17 Juli 2015. Sebelumnya, ummat Islam melakukan puasa selama tiga puluh hari penuh di bulan suci Ramadhan. Perasaan apakah yang muncul ketika lebaran?

Fatma Saifullah Yusuf, tokoh wanita di Jawa Timur, menggambarkan lebaran sebagai momen atau kesempatan saling bersilaturahmi. Setelah berusaha mencari ridho ampunan dan amal baik selama puasa bulan suci, semoga terbentuk jiwa yan kembali asri oleh nilai keislaman.

"Silaturahmi merupakan konsep Islam. Yaitu menyambung tali-tali hubungan sosial yang mungkin sudah usang atau terkoyak khilaf. Nah setelah penempaan puasa ramadhan, silaturahmi mungkin menjadi lebih murni, lebih ikhlas."

Fatma yang juga merupakan Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur menegaskan bahwa lebaran menjadi momen 'menggembirakan'. Sebab ummat Islam saling berbagi rejeki melalui zakat fitrah dan juga sodaqoh-sodaqoh. 

"Berbagi rejeki dan shodaqoh merupakan konsep jejaring pengaman sosial dalam versi masyarakat Islam".

Fatma mengingatkan makna lebaran tersebut harus selalu ada. Mudik lebaran bukan sekedar ajang pamer harta kekayaan, kesuksesan bekerja, namun ajang silaturahmi untuk memperkuat masyarakat Indonesia yang harmoni. | YP

back to top