Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

KPK ajak anak muda lawan korupsi lewat film

KPK ajak anak muda lawan korupsi lewat film
Surabaya – KoPi | Di tengah agenda politik untuk melemahkan KPK, publik tetap percaya lembaga anti-rasuah tersebut mampu menjawab harapan masyarakat untuk Indonesia yang bebas korupsi. Tekad masyarakat untuk membela KPK terus membara, diwujudkan dalam berbagai gerakan.
 

KPK sendiri juga menyadari, untuk mengubah budaya korupsi yang turun temurun di negeri ini, anak muda harus dilibatkan. Mereka yang akan memegang tongkat estafet di masa depan, sehingga perlu ditanamkan kejujuran dan sikap menolak korupsi sejak dini. Karena itu, KPK menyasar anak muda sebagai pondasi untuk memerangi korupsi di masa depan. Salah satu cara untuk mengajak anak muda bergabung dengan gerakan sosial antikorupsi adalah melalui film.

“Anak muda itu tertarik dengan kegiatan kreatif. Film merupakan sebuah karya seni kreatif yang bisa membentuk karakter dan budaya seseorang. Karena itu film adalah sarana paling tepat dalam menyampaikan ide-ide,” ujar Deputi Bidang Pendidikan dan Layanan Masyarakat KPK Yoyok Prakoso.

Yoyok menyatakan hal tersebut dalam roadshow Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) 2015. Menurut Yoyok, festival film ini bukan hanya sebagai lomba biasa, namun sebagai gerakan sosial melawan korupsi yang sudah masif di negeri ini.

ACFFest ini merupakan kegiatan rutin KPK untuk mengajak masyarakat terlibat aktif dalam gerakan anti-korupsi. KPK menyadari agar anak muda dan masyarakat umum tertarik dalam kampanye anti-korupsi, kampanye tersebut harus dikemas dalam budaya pop. Apalagi, korupsi di Indonesia juga sudah tak bisa lagi dilawan dengan cara yang biasa. Anak muda harus dilibatkan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Sejarah bangsa ini merupakan sejarah anak muda. Kita lihat anak muda selalu berperan besar dalam pembentukan bangsa, mulai dari Sumpah Pemuda sampai Reformasi 1998. Anak muda selalu membawa perubahan besar,” tukas Yoyok.

ACFFest 2015 kali ini mengkompetisikan sejumlah kategori, antara lain film fiksi, dokumenter, video jurnalisme warga, iklan layanan masyarakat, dan animasi. Selain kompetisi film, digelar juga kompetisi ide cerita film dari kategori yang ada.

back to top