Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kini kami tak lagi dipandang sebelah mata

Kini kami tak lagi dipandang sebelah mata
Surabaya-KoPi| Tanggal 6 Oktober 2015 lalu, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur genap berusia 53 tahun. Di usia tersebut, semakin banyak pencapaian yang telah diraih oleh BKOW Jatim.
 

"Alhamdulillah di usia 53 tahun ini kiprah kami sebagai organisasi tetap terjaga. Di antara masa sulit dan belitan kendala, ada masa jaya bertabur keberhasilan," ungkap Ketua Umum BKOW Jatim Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf dalam acara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 53 BKOW Provinsi Jatim.

"BKOW akan tetap menekankan kegiatannya dalam peningkatan pemberdayaan wanita di segala bidang, meliputi politik, pendidikan, budaya, teknologi, sosial, lingkungan hidup, hukum, HAM, dan ekonomi," kata Fatma dalam sambutannya.

Fatma menyampaikan, selama tahun 2015 ini telah banyak pencapaian yang berhasil diraih oleh BKOW Provinsi Jatim. Di bidang organisasi, politik, informasi, dan komunikasi misalnya, BKOW Jatim telah secara aktif menerbitkan majalah AINA sebagai potret kinerja dan media komunikasi. Tahun ini juga telah diadakan Jambore BKOW untuk mencapai kebersamaan dan mengurangi konflik dalam pelaksanaan tugas.

Di bidang pendidikan, kebudayaan, dan Iptek, BKOW Jatim telah berjuang meningkatkan kemampuan para pendidik PAUD serta melestarikan kebudayaan tradisional. Kegiatan yang dilakukan BKOW adalah pelatihan spiritual parenting bagi Bunda PAUD dan Workshop PAUD. Selain itu, BKOW Jatim juga mengadakan lomba kolintang untuk melestarikan kebudayaan tradisional sekaligus mengenalkan alat musik tradisional pada masyarakat. 

BKOW Jatim juga tidak ketinggalan berperan aktif di bidang sosial dan lingkungan hidup. Selama 2015, berbagai kegiatan bakti sosial telah dilakukan BKOW Jatim, seperti bakti sosial Ramadhan di Pondok Metal Muslim Al-Hidayah Rejoso dan pembagian perlengkapan kamar tidur kepada Rumah Singgah Penderita Kanker. Pada Desember 2015, BKOW Jatim rencananya akan berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman 1 milyar pohon.

Sebagai organisasi pemberdayaan wanita, BKOW Jatim juga berupaya meningkatkan kapasitas wanita di bidang hukum dan HAM. Lomba kadarkum pada September lalu menjadi upaya BKOW Jatim untuk menanamkan kesadaran hukum pada wanita.

Sedangkan di bidang ekonomi dan koperasi, BKOW Jatim telah sukses mengembangkan Koperasi Citra Padma Wanita. Koperasi yang didirikan pada 2011 tersebut mulanya hanya beranggotakan 33 orang dan bermodal Rp 33.300.000. Namun, pada 2015 ini, anggota koperasi mencapai 272 orang dan memiliki volume usaha sebesar Rp 1,2 miliar. Atas keberhasilan tersebut, BKOW Jatim mendapat penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari Kementerian Koperasi dan UMKM.

Sebagai bentuk pengembangan ekonomi kecil, BKOW secara rutin melakukan pelatihan usaha, seperti pembuatan gift box, kerajinan daun dan bunga kering, pembuatan kue kering, pengolahan limbah plastik, kerajinan lukis kain, dan seni aplikasi kain perca. BKOW Jatim juga berhasil menernakkan 6000 bibit lele dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim. Dari bibit lele tersebut, telah berhasil dipanen kurang lebih 3 kuintal ikan lele.

Atas semua pencapaian tersebut, Fatma merasa bersyukur dan berterimakasih karena BKOW kini tak lagi dipandang sebelah mata. "Alhamdulillah jika upaya kami dianggap sebagai inspirasi oleh BKOW provinsi lain. Selama ini kami hanya melakukan kegiatan kami dengan sepenuh hati, jika dianggap sebagai inspirasi kami anggap sebagai bonus," ungkap Fatma.

BKOW Jatim pertama kali dibentuk pada 6 Oktober 1952. Awalnya organisasi ini hanya menaungi 12 organisasi wanita yang ada di Jawa Timur. Seiring perkembangan waktu, saat ini ada 41 organisasi wanita yang berada di bawah naungan BKOW Jatim.

 

back to top