Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kapolda Jatim wanti-wanti agar tak semua buruh datangi Surabaya

Kapolda Jatim wanti-wanti agar tak semua buruh datangi Surabaya
Surabaya – KoPi |Peringatan May Day yang jatuh tiap tanggal 1 Mei selalu menjadi cerita tersendiri bagi Surabaya. Setiap tahun, ribuan buruh dari wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Porong, Lawang, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, dan sekitarnya menyerbu Surabaya. Hal itu tentu menjadi tantangan bagi jajaran Polda Jatim. Karena itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf mengingatkan agar tidak semua buruh mendatangi Surabaya.
 

“Untuk daerah yang punya banyak pabrik seperti Gresik, Pasuruan, Sidoarjo, dan Malang, tolong demo di daerah masing-masing. Jangan semuanya ke Surabaya, cukup perwakilan saja,” ujar Anas.

Anas mengatakan sudah buruh punya hak untuk menyuarakan pendapat mereka, namun mereka juga harus tetap menjaga ketertiban. Ia berharap perwakilan buruh menyampaikan permohonan ijin untuk mengadakan aksi agar pihaknya bisa memberikan pengamanan yang sesuai.

“Kita akan all-out pada May Day nanti, nanti kita minta serikat pekerja untuk ikut membantu menciptakan situasi yang kondusif,” tukas Anas. Ia meminta agar buruh menyiapkan koordinator lapangan untuk membantu menertibkan aksi.

 

back to top