Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kapolda Jatim wanti-wanti agar tak semua buruh datangi Surabaya

Kapolda Jatim wanti-wanti agar tak semua buruh datangi Surabaya
Surabaya – KoPi |Peringatan May Day yang jatuh tiap tanggal 1 Mei selalu menjadi cerita tersendiri bagi Surabaya. Setiap tahun, ribuan buruh dari wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Porong, Lawang, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, dan sekitarnya menyerbu Surabaya. Hal itu tentu menjadi tantangan bagi jajaran Polda Jatim. Karena itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf mengingatkan agar tidak semua buruh mendatangi Surabaya.
 

“Untuk daerah yang punya banyak pabrik seperti Gresik, Pasuruan, Sidoarjo, dan Malang, tolong demo di daerah masing-masing. Jangan semuanya ke Surabaya, cukup perwakilan saja,” ujar Anas.

Anas mengatakan sudah buruh punya hak untuk menyuarakan pendapat mereka, namun mereka juga harus tetap menjaga ketertiban. Ia berharap perwakilan buruh menyampaikan permohonan ijin untuk mengadakan aksi agar pihaknya bisa memberikan pengamanan yang sesuai.

“Kita akan all-out pada May Day nanti, nanti kita minta serikat pekerja untuk ikut membantu menciptakan situasi yang kondusif,” tukas Anas. Ia meminta agar buruh menyiapkan koordinator lapangan untuk membantu menertibkan aksi.

 

back to top