Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kamis Pahing: pegawai negeri harus berpakaian adat jawa

Kamis Pahing: pegawai negeri harus berpakaian adat jawa

Yogyakarta-KoPi, Pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta harus menggunakan pakaian Gagrak Yogyakarta setiap Kamis pahing berdasarkan Keputusan Walikota (Kepwal) Nomor 173/2014 sebagaimana diungkap oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di RUB Balaikota Yogyakarta (8/5).

“Tujuan dari pakaian dinas adat Jawa tersebut adalah untuk melestarikan, mempromosikan dan mengembangkan pengetahuannya,” papar Haryadi.


Semua pegawai kami putra atau putri diharapkan untuk bisa mengikuti aturan tersebut. “Ini jangan jadi alasan untuk menurangi mobilitas rekan-rekan kerja,” pesannya. Pakaian  adat tersebut seperti yang digunakan oleh Walikota yang ada di gambar di atas.


Haryadi juga menggaris bawahi bahwa siapa pun harus menggunakan pakaian adat tersebut dan jika ada acara rapat misalnya ada rapat paripurna di DPRD kemudian kebetulan bertepatan dengan kamis pahing maka nanti pakaian dinas yang dipakai adalah sesuai dengan aturan di acara tersebut.


Kris Sarjono, Kepala Bagian Organisasi Pemkot Yogyakarta meceritakan saat menghadiri rapat di Propinsi bahwa dia memakai pakaiat adat dan menjadi sorotan para hadirin, sehingga Propinsi DIY juga akan menerapkan pakaian adat Jawa seperti yang dilakukan di Pemkot Yogyakarta hari ini.


Kamis Pahing dipilih untuk digunakan sebagai hari berpakaian dinas adat Jawa karena merupakan hari berpindahnya Kraton Yogyakarta dari Amberketawang ke Kraton Yogyakarta saat ini. Bagi yang tidak menggunakan pakaian adat setiap Kamis Pahing belum ada sangsi jika tidak menggunakan, namun Kepwal tersebut sudah dikonsultasikan ke Pemda DIY.


Reporter: Fahrurrazi

back to top