Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Jawa Timur akan tindak tegas aksi sweeping

Jawa Timur akan tindak tegas aksi sweeping
Surabaya – KoPi | Dengan semakin dekatnya Ramadhan semakin banyak masyarakat yang menyambut datangnya bulan suci tersebut dengan menjalankan ibadah atau memperkuat keimanan. Namun sayangnya beberapa pihak menggunakan alasan tersebut sebagai legitimasi aksi kekerasan. Beberapa pihak ditengarai berencana melakukan sweeping terhadap tempat-tempat karaoke dan hiburang malam.
 

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan tidak akan mentolerir aksi-aksi sweeping yang dilakukan oleh beberapa organisasi masyarakat di Jawa Timur. Ia mengatakan akan mendukung segala tindakan yang diambil aparat Kepolisian.

“Jangan membuat aksi sweeping. Saya sudah sepakat dengan Kapolda, jangan menimbulkan keresahan atas nama agama. Boleh beribadah, tapi jangan menimbulkan keresahan,” tukas Karwo. Ia menyatakan kalau ada permasalahan terkait ibadah puasa ini lebih baik dikoordinasikan dengan pemerintah.

Beberapa ormas sudah menyatakan akan melakukan aksi sweeping menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Tidak hanya mengincar tempat hiburan malam, mereka juga berniat mengincar warung dan rumah makan yang tetap buka di siang hari.

 

Kementerian Agama juga menghimbau agar organisasi masyarakat tidak melakukan sweeping, baik padatempat hiburan malam maupun warung dan rumah makan. Menag mengatakan tindakan yang tidak simpatik tersebut justru akan berakibat pada citra buruk Islam di masyarakat.

back to top