Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Inilah kekuatan anak-anak yatim

Inilah kekuatan anak-anak yatim

Surabaya-KoPi | Anak-anak yatim memiliki kekuatan besar, yaitu doa-doa mereka yang langsung didengar oleh Allah. Demikian dijelaskan oleh Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf seusai memberikan dongeng tentang 'Reno dan Kambing'. Nabi Muhammad sendiri menyarankan agar menyayangi dan melindungi anak-anak yatim.

Salah satu cara menyayangi anak-anak yatim itu adalah hadir bersama anak-anak yatim dan bersedia meluangkan waktu untuk menjadi pendongeng.  Kesibukan sebagai Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur tidak menghalanginya.

Fatma hadir menjadi pendongeng di acara penyambutan tahun baru Islam oleh Muslimat Jagalan Surabaya bersama anak-anak yatim di KFC THR Surabaya. Bagi Fatma betapa anak-anak umumnya, dan anak-anak yatim khususnya yang ada di acara itu, adalah mutiara masa depan.

"Saya ingin mendongeng tentang apa saja yang positif dan inspiratif untuk moral anak-anak. Kebetulan kisah dongeng saya ambil dari pengalaman Reno (anak bungsu Fatma, red.) dan kambing-kambing yang dipeliharanya."

Wanita yang juga merupakan Ketua Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Jawa Timur tersebut juga ingin mendidik anaknya, Reno, agar bisa dekat dengan anak-anak yang kurang beruntung.

"Saya berharap mereka semua tumbuh menjadi generasi masa depan yang tangguh, hebat dan saling bahu-membahu menciptakan kebaikan ummat", pungkas Fatma. |YP|

back to top