Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Inilah efek perilaku LGBT yang mengerikan

foto: healthland.time.com foto: healthland.time.com

KoPi | Perilaku seksual dari kalangan LGBT memberikan efek yang tidak kecil baik efek kesehatan dan tatanan sosial. Efek-efek tersebut perlu diketahui sebagai bagian dari cara melihat dan merespon LGBT.

1. Efek Kesehatan

Masalah kesehatan yang paling ditakuti adalah HIV/AIDS. Sampai detik ini masih menjadi misteri bagaimana virus ini muncul dan bagaimana pengobatannya. LGBT merupakan salah satu penyumbang berkembang dan beredarnya virus ini dalam masyarakat selain perilaku seks lainnya yang keluar dari kaidah kesehatan dan agama.

Amerika Serikat menghadapi masalah serius persebaran penyakit HIV/AIDS dan penyakit-penyakit aneh lainnya akibat perilaku homoseksualitas. Centers for Diseases Control Prevention (CDCP) dilansir oleh Reuters memaparkan ada 1.1 juta pengidap HIV di Amerika. Sejumlah 4 persen dari pelaku homoseksualitas menyumbang 66 persen berkembangnya penyakit tersebut.

2. Efek mental

CDCP juga melaporkan bahwa para pelaku homoseksualitas mengidap masalah mental yang disebut sebagai syndemic yaitu dua kondisi masalah kesehatan yang bersamaan dalam populasi. Masalah mental ini muncul dalam bentuk depresi, penyalahgunaan alkohol, penyalahgunaan multi obat-obatan, dan praktik kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Pada kasus di Indonesia kekerasan seksual pada anak-anak dari kalangan homoseksual sangat tinggi. Kominisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia melaporkan antara tahun 2010-2014 ada 21.869.796 kasus kekerasan pada anak yang mana 42-58 persen adalah kejahatan seksual. 

Dua efek baik kesehatan dan mental dari praktik LGBT ternyata lebih banyak efek buruknya. Pada fakta inilah sebenarnya masyarakat perlu menilai posisi LGBT dalam kehidupan sehari-hari. Menurut sosiolog Universitas Airlangga, Dr. Tuti Budirahayu LGBT merupakan bentuk penyimpangan.

"Jika melihatnya dari sistem norma dan nilai yang telah ada, LGBT merupakan perilaku menyimpang. Sedangkan setiap penyimpangan memberi kontribusi terhadap masalah-masalah sosial seperti kekerasan." |YP|

back to top