Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Elanto Wijoyo dkk meminta izin pengawalan diperketat

Elanto Wijoyo dkk meminta izin pengawalan diperketat

Jogjakarta-KoPi| Elanto dkk mendatangi kantor Ditlantas Polda DIY untuk mengadukan konvoi moge Harvley Davidson yang dianggap menyalahi peraturan lalu lintas. Mereka mengadakan diskusi tertutup dengan Dirlantas Polda DIY Kombes Tulus Ihklas Pamoji, Kabid Humas Polda DIY AKBP Any Pudjiastuti.

Sekitar pukul 11.30 WIB diskusi selesai, Elanto membeberkan empat poin penting hasil diskusi. Menurut Elanto pihak Polda memberikan ruang diskusi bagi masyarakat. Polisi bersedia menerima masukan dan saran masyarakat.

Polisi lebih berperan aktif mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara utuh. Sehingga tidak ada multi tafsir terhadap penerjemahan aturan.

“Kepolisian untuk bisa lebih aktif mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara lebih utuh tidak terpotong, sehingga penerjemahan utuh. Pihak kepolisian mau terbuka jika ada hal yang diatur dan tidak diatur sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda,” jelas Elanto.

Mendorong kepada kepolisian memperketat izin pengawalan. “Kita berharap izin pengawalan diperketat, pengawalan yang tidak ada urgensinya harus selektif kalau bisa ditiadakan, (seperti) pengawalan polisi untuk bis wisata, dan konvoi, kendaraan apapun bermotor dalam arti luas, termasuk konvoi parpol,” tutur Elanto.

Ada ruang peran masyarakat ketika polisi tidak berfungsi. Upaya untuk memantau banyak hal di lapangan.

“Dari itu semua kita pantau banyak hal, menunggu inisitaif baik dari kepolisian, mengharap kepolisian terbuka, harapan secara konkret bukan jadi wacana yang jadi evaluasi,” pungkas Elanto. |Winda Efanur FS|

back to top