Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Elanto Wijoyo dkk meminta izin pengawalan diperketat

Elanto Wijoyo dkk meminta izin pengawalan diperketat

Jogjakarta-KoPi| Elanto dkk mendatangi kantor Ditlantas Polda DIY untuk mengadukan konvoi moge Harvley Davidson yang dianggap menyalahi peraturan lalu lintas. Mereka mengadakan diskusi tertutup dengan Dirlantas Polda DIY Kombes Tulus Ihklas Pamoji, Kabid Humas Polda DIY AKBP Any Pudjiastuti.

Sekitar pukul 11.30 WIB diskusi selesai, Elanto membeberkan empat poin penting hasil diskusi. Menurut Elanto pihak Polda memberikan ruang diskusi bagi masyarakat. Polisi bersedia menerima masukan dan saran masyarakat.

Polisi lebih berperan aktif mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara utuh. Sehingga tidak ada multi tafsir terhadap penerjemahan aturan.

“Kepolisian untuk bisa lebih aktif mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara lebih utuh tidak terpotong, sehingga penerjemahan utuh. Pihak kepolisian mau terbuka jika ada hal yang diatur dan tidak diatur sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda,” jelas Elanto.

Mendorong kepada kepolisian memperketat izin pengawalan. “Kita berharap izin pengawalan diperketat, pengawalan yang tidak ada urgensinya harus selektif kalau bisa ditiadakan, (seperti) pengawalan polisi untuk bis wisata, dan konvoi, kendaraan apapun bermotor dalam arti luas, termasuk konvoi parpol,” tutur Elanto.

Ada ruang peran masyarakat ketika polisi tidak berfungsi. Upaya untuk memantau banyak hal di lapangan.

“Dari itu semua kita pantau banyak hal, menunggu inisitaif baik dari kepolisian, mengharap kepolisian terbuka, harapan secara konkret bukan jadi wacana yang jadi evaluasi,” pungkas Elanto. |Winda Efanur FS|

back to top