Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

DPRD: Tower masih dibutuhkan masyarakat

DPRD: Tower masih dibutuhkan masyarakat
Surabaya - KoPi | DPRD Kota Surabaya ikut pusing terkait masalah perijinan tower di Surabaya. Komisi A DPRD Kota Surabaya menyebutkan ada banyak kendala ketika ingin menertibkan tower-tower yang tak berijin tersebut.
 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, jika Pemkot langsung menghentikan operasional tower tersebut, masyarakat yang terkena imbasnya. Penghentian operasi tower otomatis membatasi layanan jaringan seluler yang bisa diakses masyarakat.

Saat ini, keberadaan tower masih dirasa masih diperlukan di Surabaya. Apalagi, menurut Adi, masih banyak blank spot di Kota Pahlawan ini. 

"Makanya kami minta pada pemilik tower yang tak berijin untuk segera mengurus perijinan," ungkap Adi.

Adi membenarkan ada ratusan tower di Surabaya yang tidak memiliki ijin. Namun, tak semuanya merupakan tower "gelap". Dari 290 tower, sudah ada 104 yang sedang dalam proses perijinan, sedangkan 186 tower lain tidak jelas perijinannya.

Adi menyarankan perusahaan telekomunikasi mulai menggunakan alat micro cell. "Dengan micro cell ini kan tidak perlu lagi lahan. Bentuknya mikro, cukup dipancangkan di penerangan jalan umum, kekuatan pancarannya sudah tinggi," ujar Adi.

back to top