Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Untuk 1400 Pengungsi Somalia

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Untuk 1400 Pengungsi Somalia

MOGADISHU—Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk 1.400 pengungsi internal Somalia. Penyaluran dilakukan di kamp yang terletak di Kahdza District pada Selasa (4/4/2017).

Ketua Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa, Syamsul Ardiansyah mengatakan, penyaluran bantuan ini difasilitasi lembaga lokal, Zamzam Foundation. Bantuan yang disalurkan berupa beras, gandum, gula, dan minyak goreng.

“Kami juga menyalurkan 5 tank air bersih berkapasitas 50.000 liter di tiga titik, yang masih dalam area Kahdza,” kata Syamsul.

Proses penyaluran bantuan dikawal aparat bersenjata lengkap untuk menghindari kericuhan. Tak kurang 10 tentara yang menjaga, dan ikut mengatur pembagian bantuan. “Situasinya sangat rawan, jika tidak dijaga tantara potensi ricuh sangat besar,” terang Syamsul.

Pembagian bantuan, khususnya makanan, juga harus dilakukan di kawasan tertutup, dengan satu akses masuk dan keluar. Lokasinya terpisah dengan kamp, namun tak terlalu jauh. Warga yang mendapat bantuan harus membawa kupon yang sudah dibagi satu hari sebelumnya.

Tentang penentuan siapa-siapa saja yang mendapat bantuan, pihak Zamzam bersama pengelola kamp telah menyusun daftar terlebih dahulu. Dari daftar inilah kemudian ditentukan siapa saja yang berhak mendapat. Pasalnya, cukup banyak organisasi kemanusiaan lainnya yang juga membagikan bantuan di kawasan ini. “Pengelola kamp harus cermat, jangan sampai ada yang mendapat dobel,” kata Mahmoddin, staff Zamzam Foundation.

Kamp pengungsian Kahdza berada sekitar 50 kilometer dari Mogadishu. Di sini ada sekira 10 ribu lebih pengungsi internal. Mereka berasal dari berbagai region di Somalia seperti Baidoa, Marka, Kurtun Warey, Afgoye, dan lain-lain. Mereka menempati padang pasir luas dan membangun tenda seadanya. Fasilitas air dan sanitasi sangat minim, demikian pula layanan kesehatan.

“Semoga bantuan kita bisa meringankan penderitaan mereka. Kami masih mengajak para donatur untuk menyalurkan donasinya bagi rakyat Somalia,” tukas Syamsul.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Selama 22 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

back to top