Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

BKOW Yogyakarta studi banding ke BKOW Jawa Timur

BKOW Yogyakarta studi banding ke BKOW Jawa Timur

Surabaya-KoPi | Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkunjung ke BKOW Jawa Timur. Rombongan yang dipimpin Hj Dyah Suminar, diterima langsung oleh Ketua Umum BKOW Provinsi Jawa Timur, Hj Fatma Saifullah Yusuf di area Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (21/10).

Ketua Umum BKOW DIY, Hj Dyah Suminar mengatakan, kunjungan ke BKOW Jatim, selain saling tukar pengalaman dan tukar pikiran, sekaligus ingin mencari informasi tentang hasil kerajinan atau pelatihan di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Fatma Saifullah Yusuf mengatakan bahwa kunjungan BKOW DIY bisa memotivasi BKOW Jatim untuk membuat program-program yang lebih baik lagi , dan yang menarik dari kehadiran BKOW DIY ini salah satunya adalah program kemitraan yang sering kami lakukan selama ini berupa pelatihan-pelatihan bersama Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur.

"Selama ini, BKOW provinsi lain melihat kegiatan kami melalui media sosial dan komunikasi yang terjalin baik selama ini, kemudian saling berbagi cerita, akhirnya seperti saat ini BKOW DIY berkenan melihat dari dekat dengan berkunjung langsung ke BKOW Jawa Timur." Kata Fatma.

Dalam presentasinya Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim juga menceritakan keberhasilan koperasinya yang sudah berbadan hukum yaitu Koperasi Citra Padma Wanita yang awalnya hanya beranggotakan 33 orang pengurus dengan modal awal Rp 33 juta, sekarang sudah berkembang menjadi Rp 1,2 miliar dengan hampir 300 orang anggota. Setiap bulan mengadakan pertemuan dan kegiatan yang memberikan tambahan wawasan, baik pelatihan, seminar ataupun masak memasak, sehingga produknya bisa dijual dan menambah income keluarga.

Ditambahkan Fatma, salah satu progam yang menarik lainnya adalah jambore BKOW yang baru pertama kali diadakan di Jawa Timur beberapa waktu yang lalu. Karena kegiatan ini bisa menambah semangat berkarya, semakin mempererat tali silaturahim, menambah sinergi antara 45 pengurus dari 41 organisasi yang tergabung, bersama 138 anggota Pleno.

Kebanggaan BKOW Provinsi Jatim lainnya adalah sudah berhasil menerbitkan majalah AINA hingga 5 edisi yang di cetak setiap triwulan, dan pada 29 Oktober 2015 nanti akan me-launching website tepat di acara HUT ke-53 BKOW Provinsi Jawa Timur.

“Alhamdulillah semoga semua program atau kegiatan yang kami lakukan bisa menjadi inspirasi bagi BKOW provinsi lain. Hal yang sering di yang sering ditanyakan oleh provinsi lain adalah support dana.

"Meskipun sudah mendapat bantuan dana hibah dalam batas yang wajar dari pemerintah provinsi, tetapi BKOW tetap menjalin hubungan kemitraan dengan dinas atau badan, bahkan kadang mencari dana CSR perusahaan atau bersama-sama mengadakan kegiatan yang berguna bagi masyarakat, selama penggunaannya bisa di pertanggung jawabkan,” Jelas Fatma.

Rombongan Kunker BKOW DIY berada di Jatim selama dua hari. Selain mengunjungi Dinas Koperasi dan UMKM, esoknya melanjutkan ke kerajinan bordir dan industri makanan di Sidoarjo.

back to top