Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Berburu burung di pasar Kupang

Berburu burung di pasar Kupang
Surabaya - KoPi | Panas terik Surabaya tidak menghentikan langkah mereka. Siang-siang begini, para pemburu burung mulai memadati pasar Kupang Surabaya. Berjejer sangat banyak toko maupun pedagang dengan lapak seadanya memamerkan jenis burung yang ditawarkannya. Masing-masing toko biasanya memiliki handalan burung yang akan ditawarkan.

 Agus, salah satu pedagang burung di pasar burung ini menjadikan burung andalannya adalah merpati kipas. Keindahan burung merpati yang berwarna putih dengan ekor mumbul mementuk kipas itu menarik banyak perhatian pembeli. Agus sendiri mematok harga 150.000 untuk satu ekor burung merpati kipas.

Meskipun begitu, di pasar burung ini memiliki sangat banyak macam burung yang ditawarkan. Baahkan beberapa toko tidak hanya menjual burung, terlihat mereka menjual unggas seperti ayam dan bebek. Ada juga satu toko yang mejual binatang seperti tokek, iguana dan burung hantu.

“Kalo rame malah pas waktunya ngabuburit. Sambil nunggu buka sambil cari burung buat di pelihara” tutur Agus.

Agus sendiri sudah lama berprofesi menjadi seorang pedagang burung. Ia menegaskan bahwa tokonya menjual burung yang memang pantas untuk dijual. “kalo burung yang dilindungi gitu kita gak punya. Berapapun ditawar juga kita gak punya” uajrnya. | Labibah

back to top