Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Selebaran Gelap Muncul dalam Kampanye Demokrat di Sidoarjo

Selebaran Gelap Muncul dalam Kampanye Demokrat di Sidoarjo

Sidoarjo – KoPi. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa kaget dengan munculnya selebaran gelap dalam kampanye terakhir partai Demokrat yang diselenggarakan di Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (5/4/2014).

Kekagetan ketua umum Partai Demokrat tersebut terjadi karena adanya kesalahan nomor urut partai dalam selebaran yang diberikan kepada simpatisan yang hadir dalam kampanye tersebut. SBY merasa heran dengan adanya selebaran yang bertuliskan namanya, akan tetapi nomor urut dari partai Demokrat dalam selebaran itu adalah nomor urut 4. Uniknya, dalam penyelenggaraan pemilu tahun ini, nomor 4 merupakan nomor urut dari salah satu partai yang merupakan pesaing Demokrat pada pemilu 2014.

 

“Saya melihat ada selebaran-selebaran yang dibagikan di lapangan ini, ada gambarnya SBY tetapi dibilang nomor 4. Betul salah?!!” ucap SBY.

 

Menanggapi bahwa nomor 4 adalah nomor urut dari salah satu pesaing Demokrat, SBY tidak mau ambil pusing dan berburuk sangka, beliau kemudian membenarkan kesalahan nomor urut partai yang ada dalam selebaran tersebut.

 

“Saya tidak tahu darimana selebaran ini beredar. Kalau SBY Nomor berapa??!! Nomor 7, kalau SBY nomor 7.”

 

Panasnya atmosfer persaingan politik selama masa kampanye ini dirasakan semakin memuncak ketika mendekati pemilihan umum pada 9 april. Kandidat atau caleg atau bahkan partai mulai saling menyerang kelemahan lawan untuk mendapatkan suara dalam pemilu 2014 yang akan menentukan nasib partai dalam pemilihan Presiden mendatang.

 

 

Reporter : Aditya Candra Lesmana

back to top