Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

SBY, tetap teken UU Pilkada

SBY, tetap teken UU Pilkada
Jakarta-KoPi. Presiden SBY pada akhirnya memutuskan tetap menandatangani UU Pilkada yang barus disyahkan oleh DPR. Menurut keterangan SBY, pada saat itu pada sidang paripurna ada menteri sebagai perwakilan presiden. Oleh karenanya mau tak mau pemerintah harus setuju pada hasil keputusan DPR.

Awalnya presiden tidak akan menandatangani UU Pilkada sebab ada desakan kuat dari masyarakat. Namun setelah berkonsultasi dengan ketua MK Hamdan Zoelva ketika di Osaka keputusannya berubah. Presiden harus menandatangani UU Pilkada.

SBY menjelaskan bahwa berdasar pada penjelasan ketua MK, menteri yang ditunjuk presiden mewakilinya di senayan juga memiliki hak memberi persetujuan. Oleh sebab itu, presiden menyatakan bahwa dirinya mau tak mau harus menandatangani UU Pilkada.*

reporter: E. Hermawan

 

back to top