Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Rusuh Bangladesh, Khaleda Zia : harus dilakukan pemilihan ulang

Rusuh Bangladesh, Khaleda Zia : harus dilakukan pemilihan ulang

Dhaka-KoPi| Pengunjuk rasa anti-pemerintah Bangladesh tumpah ke jalan-jalan kabupaten. Upaya yang dilakukan oleh aliansi oposisi utama bentuk blokade nasional pemerintahan sekarang, pada Selasa pagi.

dalam aksi ini sempat terjadi bentrokan dengan aparat penegak hukum menyebabkan puluhan orang terluka. Empat kendaraan hancur atau dibakar selama jam blokade di Dhaka.
Serangan bom buatan juga mewarnai aksi ini. Untungnya, tidak ada korban dalam insiden ini.

Mantan Perdana Menteri Khaleda Zia, yang bersembunyi di dalam kantornya sejak Sabtu malam, telah mengumumkan blokade nasional mendesak aliansi untuk menuntut pemilihan ulang terhadap parlemen baru di bawah pemerintahan sementara non partai.

Ketegangan politik atas permintaan aliansi oposisi untuk pemilihan ulang di bawah sistem pemerintahan sementara non-partai memuncak. Kedua pihak yang berkuasa dan oposisi menyerukan demonstrasi pada 5 Januari di Dhaka.

Khaleda Zia, Rabu malam pada konferensi pers mengajukan proposal yang berisi tujuh poin penting kepada pemerintah Perdana Menteri Sheikh Hasina. Dia meminta untuk segera melakukan " pemilihan umum inklusif " di bawah pemerintahan sementara non-partai.

Namun pemimpin Partai Liga Awami Bangladesh Perdana Menteri Sheikh Hasina menolak proposal tersebut.|xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top