Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Prabowo: Pilpres 2014 curang!

Prabowo: Pilpres 2014 curang!
Prabowo Subianto kandidat capres 2014 yang secara resmi dinyatakan kalah oleh KPU pada 22 Juli lalu masih belum terima. Prabowo memberikan pernyataan kembali paska pidatonya yang menyatakan diri mundur dari plipres 2014. Pada pidato kali ini yang diupload melalui situs youtube, Prabowo menyebut pilpres 2014 penuh kecurangan dan keluar dari kaidah demokrasi.

 

Jakarta-KoPi- Pada awal pidato Prabowo menyatakan bahwa komitmen pada demokrasi sudah terbukti. Dulu sepertiga kekuatan tempur angkatan darat ada di tangannya. Ia mendapat tuduhan akan melakukan kudeta dengan kekuatan itu. Maka dia turun dari jabatannya untuk membuktikan bahwa dia tidak merencanakan dan melakukan tuduhan kudeta.

Sebagai TNI, ia mempertaruhkan nyawa demi bangsa. Ia mempersilakan bertanya kepada para anak buahnya bagaimana komitmen dan semangat pengabdiannya untuk membela dan membangun bangsa. Maka jika ada protes terhadap pilpres adalah kaitannya dengan semangat pengabdian tersebut.

Terkait dengan pemilu 2014 menurut Prabowo penuh dengan kecurangan-kecurangan yang banyak, sangat masif. KPU telah berpihak kepada salah satu kontestan (Jokowi, red.). 

Pada pidato sepanjang 23.27 menit tersebut Prabowo juga menyinggung mengapa kekayaan Indonesia terus mengalir keluar negeri. Ia percaya bahwa demokrasi adalah sistem terbaik. Maka demookrasi harus dilaksanakan sebaik-baiknya, secara terbuka, bersih dan jujur.

Tapi dalam pilpres 2014 terdapat kecurangan-kecurangan yang terlalu sistematis. Ia menemukan penyelanggara pemilu berlaku tidak adil. Protes-protesnya sebagai kandidat capres no 1 tidak pernah digubris. Ia kecewa pada politik uang dan kecurangan selama pilpres.

Novri Susan pengamat konflik politik dari Universitas Airlangga melihat Prabowo Subianto masih belum mampu menerima kenyataan kekalahan dalam pilpres 2014.

"Wajar jika Prabowo kecewa dengan kekalahan ini. Setiap orang bisa kecewa jika mengalami kekalahan. Pidato tersebut adalah ekspresi kekecewaan tersebut. Menurut saya, penting mendorong kekecewaan tersebut tidak muncul dalam bentuk provokasi dan mobilisasi politik yang menciderai konsititusi serta demokrasi"

Menurut Novri Susan yang menjadi akademisi independen selama pilpres 2014, harus ada yang mendekati Prabowo Subianto dalam kepentingan rekonsiliasi. Jangan sampai kekecewaan tersebut berlarut dan menjadi kimia sosial terjadinya polarisasi permanen dalam masyarakat.

"Rekonsiliasi sangat dibutuhkan. Prabowo harus diakui sebagai pemimpin politik yang baik dan konsisten pada demokrasi. Hindari segala perundungan (bully, red) di media sosial."*

Link pidato: link: http://www.youtube.com/watch?v=S9pfcbCzprU

 

*E. Hermawan

back to top