Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Prabowo bersikap demokrat, Jokowi penuh ketegasan

Prabowo bersikap demokrat, Jokowi penuh ketegasan

Yogyakarta-KoPi – Prabowo menunjukkan sikap sebagai seorang demokrat ketimbang Jokowi yang tampak otoriter halus. Sikap itu dapat dilihat ketika jalannya debat capres putaran terakhir malam ini (5/7/2014). Demikian kesan yang disampaikan beberapa anggota masyarakat ketika menonton bersama debat Capres melalui saluran TV di Timoho Yogyakarta.

Prabowo Subianto yang selama ini dinilai punya potensi anti demokrasi menunjukkan sikap sebagai seorang negarawan dan demokratis dengan kesanggupannya menerima sebuah kebenaran dari pihak lawan. Sementara Jokowi justur bersikap kebalikannya. Ia sangat ketat dengan sikap ‘ngotot’ demi memenuhi ‘hukum debat’.

Namun, penilian ini disanggah oleh sosiolog Unair Novri Susan. Novri menilai Jokowi sebagai “benevolent politics”.

“Jokowi bukan bersikap otoriter, tetapi  ia seorang benevolent politics, tegas ketika melawan musuh dan lembut kepada rakyatnya. “ Demikian Novri Susan mengatakan.

Dua penilain tersebut barangkali sama benarnya. Semoga demikian.

Reporter: Winda Efanur FS

back to top