Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

PPMWS Lampung bersikap netral dalam Pilpres 2014

PPMWS Lampung bersikap netral dalam Pilpres 2014

Siaran Pers

Lampung-KoPi - Persatuan Petani Moro-Moro Way Serdang (PPMWS) menyatakan tidak akan mengarahkan dukungan pada calon presiden tertentu dalam Pilpres 9 Juli mendatang.Meski demikian PPMWS meminta anggotanya untuk dapat menggunakan hak politiknya dengan pertimbangan yang rasional.

Humas PPMWS,EKo Badai menjelaskan bahwa perjuangan PPMWS adalah perjuangan jangka panjang dalam rangka pemenuhan hak politik dan pemenuhan kepastian hak atas tanah.Jadi perjuangan kami bukanlah perjuangan politik praktis jangka pendek.Kami hanya berharap siapapun presiden yang terpilih nantinya memiliki consern terhadap penyelesaian konflik-konflik agraria dan pemenuhan hak-hak asasi warganegara.

Kami memahami bahwa dampak dari adanya dua capres ini membuat masyarakat mudah sekali terpolarisasi,ujarnya. Karenanya kami tidak bermaksud mengarahkan dukungan pada salah satu capres,silahkan para anggota menilai dan memilih calon sesuai hati nuraninya.Bagi kami yang terpenting adalah bagaimana masyarakat Moro-Moro dapat menggunakan hak politiknya secara bebas dan cerdas.

Bila sekarang sedang zamannya deklarasi-deklarasi dukungan terhadap capres tertentu,kami lebih memilih untuk fokus pada program perjuangan yang telah kami lakukan selama belasan tahun.

Sikap ini juga sekaligus menjawab beredarnya kabar dugaan adanya pengarahan dukungan terhadap salah satu capres yang dilakukan oknum birokrasi terhadap masyarakat moro-moro. Kami berharap hal tersebut tidak terjadi,tugas pemerintah adalah memastikan setiap warganegara mendapatkan hak politiknya dan menjamin setiap warga negara dapat menjalankan hak politiknya secara bebas,ungkap Eko.

Kami juga meminta kepada Bawaslu  dan KOMNASHAM untuk dapat melakukan pemantauan di wilayah-wilayah rentan agar Pilpres dapat berlangsung secara jujur dan adil,pungkas Eko.


Paman Mao

back to top