Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

“Posko Tanggap DPSHP”, agar semua bisa ikut Pilpres

“Posko Tanggap DPSHP”, agar semua bisa ikut Pilpres

Yogyakarta-KoPi, KPU Kota Yogyakarta dirikan “Posko Tanggap DPSHP” ingin memaksimalkan terdatanya semua daftar pemilih agar bisa ikut menggunakan hak pilihnya dalam dalam Pilpres mendatang seperti orang-orang yang difabel, mahasiswa atau orang yang baru pindah ke Kota Yogyakarta sebagaimana disampai saat “Sosialisasi dan Implementasi PKPU Pemutakhiran Data Pemilih Presiden dan Wakil Presiden dengan Pemangku Kepentingan di Inna Garuda Hotel, Selasa (13/05).

“Posko Tanggap DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan)” itu kita membuka layanan untuk menerima tanggapan atau masukan masyarakat terkait dengan daftar pemilih sementara yang sudah kita umumkan dari 13-19 mei,” ujar Wawan Budiyanto Ketua KPU Kota Yogyakarta.

“Jadi Kita menyiagakan petugas kita, baik rekan-rekan PPK maupun PPS di 14 kecamatan di 45 kelurahan agar mereka siap. Dari sisi keberadaannya mereka kemudian hadir pada saat-saat ketika masyarakat itu memberikan tanggapan atau memberikan masukan terkait dengan pemilih yang belum terdaftar atau pemilih yang tidak memenuhi syarat yang masuk DPS (Daftar Pemilih Sementara) hasil pendataan kami,” tambahnya.

“Kami di Kota Yogyakarta ini ingin memaksimalkan agar pemilih khusunya rekan-rekan mahasiswa yang memang karena betul-betul keterbatasannya tidak bisa pulang misalnya, itu agar bisa masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Kota Yogyakarta. Sehingga dari sisi kesedian logistik tidak menjadi persoalan dan dari sisi yang lain tidak tercatat ganda, ini yang kita upayakan.” Pungkasnya lagi.

Posko Tanggap DPSHP akan dimulai sejak tanggal 20 Mei sampai 26 Mei 2014 dengan jam layanan dari 0900-16.00. Semua masyarakat baik yang asli dari Kota Yogyakarta atau yang dari luar, termasuk mahasiswa diharapkan keaktifannya untuk melihat dan mengecek data dirinya apakah sudah masuk dalam DPS (Daftar Pemilih Sementara). Jika belum maka yang bersangkutan cukup membawa fotokopi KTP, C1, KK, atau SKTS ke Posko DPSHP.


Reporter: Fahrurrazi

back to top