Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

PMKRI Cabang Mataram mengecam kekejian Myanmar atas Muslim Rohingya

PMKRI Cabang Mataram mengecam kekejian Myanmar atas Muslim Rohingya

Mataram-KoPi|PMKRI Cabang Mataram setelah mendalami kekejian yang terjadi pada etnis Rohingya- Myanmar, melihat bahwa persoalan ini adalah kejahatan kemanusiaan Luar biasa.

Kejahatan yang disebabkan oleh adanya pertarungan kelompok kekuasaan yang melibatkan Negara (Militer, polisi, Pemerintah Myanmar) dan Pengusaha. Kekerasan tersebut Mulai mencuat sejak tahun 2013 hingga sekarang yang menjadi perhatian Dunia.

Berdasarkan pemberitaan media cetak dan elektronik(online), PMKRI Cabang Mataram menilai bahwa kekejian kemanusiaan terhadap etnis Rohingya Di Myanmar berpotensi mengganggu ketertiban Dunia.

Apa lagi beberapa media ataupun Oknum menggiring persoalan tersebut sebagai Kekerasan terhadap Agama tertentu. Sementara Jika dipelajari secara mendalam, kekejian terhadap etnis Rohingya semata-mata merupakan upaya perebutan tanah dan sumber daya secara paksa, baik minyak ataupun gas bumi.

Dengan demikian sebagai Organisasi yang berpihak pada kaum tertindas, PMKRI Cabang Mataram mengambil sikap sebagai berikut :

1. Mengutuk kekejian terhadap etnis Rohingya Di Myanmar, ini adalah kejahatan Luar biasa Pemerintah Myanmar
2. Mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap dalam menghentikan kekejian tersebut, baik Mendorong PBB memberikan hukuman Kenegaraan terhadap Pemerintah Myanmar dan menghentikan pembantaian terhadap etnis Rohingya
3. Meminta Pemerintah Indonesia untuk mengontrol pemberitaan cetak dan elektronik (online) agar persoalan tersebut tidak digiring pada persoalan suku,ras, atau agama
4. Mendorong Pemerintah Indonesia untuk menjaga ketertiban dan menghentikan Jika ada Oknum yang menggiring kasus Rohingya sebagai pertentangan antar golongan atau agama
5. Menghimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga ketertiban dengan mencari berita dari media yang teruji dan terpercaya
6. PMKRI Cabang Mataram turut berbela sungkawa terhadap korban kekejian, etnis Rohingya di Myanmar.

Demikian pernyataan sikap ini Kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan salam
PMKRI Cabang Mataram
Ketua : Adrianus Umbu Zogara

back to top