Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

PKPU Calon Tunggal Selesai Senin Depan

Komisioner KPU RI, Arief Budiman Komisioner KPU RI, Arief Budiman

Jogajakarta-KoPi| Komisioner KPU RI, Arief Budiman menegaskan terkait pasangan calon tunggal pilkada serantak harus mempedomani peraturan komisi pemilihan umum (PKPU). Seperti pada kasus pilkada wilayah Sleman yang berpotensi memiliki calon tunggal.

Calon Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dari pasangan Sri Purnomo belum memenuhi syarat. Lantaran dirinya masih terkendala soal Permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Kalau nanti ada calon tunggal. Maka PKPU calon tunggal ini yang dipedomani,” jelas Arief seusai diskusi di UMY pukul 14.00 WIB.

Untuk PKPU, Arief menargetkan akan selesai pada Senin depan. Saat ini masih dalam tahap penyempurnaan materi. PKPU calon tunggal ini memberikan kejelasan tentang metode kampanye calon kepala daerah, cara pemberian pada surat suara dan juknis surat suara.

Sementara wakil ketua Mahkamah Konstitusi, Dr. H. Anwar Usman membenarkan hingga saat ini ada tiga kabupaten yang berpotensi memiliki calon tunggal. Mengenai calon tunggal ini sudah diselesaikan dengan putusan MK, yang memperbolehkan calon tunggal maju ke pemilihan kepala daerah.

“Tidak ada lagi propinsi atau kabupaten-kota. Yang tertunda pelaksanaannya (pilkada). Artinya semua boleh ikut meskipun calonnya tunggal. Ada 3 kabupaten itu,” jelas Anwar.

Namun Anwar masih belum memberikan kejelasan masalah calon tunggal pilkada Sleman. Dirinya menegaskan kewenangan MK sebatas pada pencalonan kepada daerah.

“Oh jadi itu masalah implentasi. Saya tidak mungkin bisa jawab. Karena semua masalah. Bisa berpotensi berperkara di Mahkamah Konstitusi. Artinya masalah pencalonan. Tapi kalo berkaitan dengan masalah tadi bisa menjadi masalah di Bawaslu,” tutur Anwar. |Winda Efanur FS|

back to top