Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pilih Presiden Yang Perhatikan Kaum Difabel

Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas

Surabaya-KoPi. Animo masyarakat pada pilpres mencerminkan proses demokratisasi berjalan dengan lancar dan menuju kearah perbaikan, indikasi sederhananya adalah partisipasi masyarakat untuk menentukan pemimpinnya disambut antusias dan masyarakat hari ini (9/6) berbondong-bondong mendatangi TPS.

Hal ini juga berlaku bagi beberapa penyandang difabel, mereka menggunakan momentum ini dengan harapan bisa memililiki pemimpin yang memperhatikan nasib para penyandang difabel seperti dirinya. Mereka ingin penyandang difabel dit

Prana, salah satu contoh penyandang tuna netra  yang antusias ambil bagian pada pilpres ini dengan mendatangi TPS setempat. Dengan diantar anggota keluarganya, ia mantap menuju bilik suara. iapun mengungkapkan alasannya menggunakan hak pilihnya.

"Motivasi saya supaya negara ini maju dan presiden memperhatikan kaum difabel." katanya.

fasilitas pendukung diperlukan bagi penyandang difabel seperti dirinya, seperti surat suara yang memiliki huruf braille sehingga memudahkan untuk menentukan calon tanpa arahan dari pihak lain.

Namun, bagi pria yang aktif di Komunitas mata Hati ini, ketidaklengkapan fasilitas pendukung ini baginya tidak menjadi masalah, ia masih bisa melaksanakan pencoblosan dengan baik.

"Saya kira fasilitas untuk saat ini menurut saya pribadi sudah cukup baik"

 

 

 

back to top