Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pilih Presiden Yang Perhatikan Kaum Difabel

Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas

Surabaya-KoPi. Animo masyarakat pada pilpres mencerminkan proses demokratisasi berjalan dengan lancar dan menuju kearah perbaikan, indikasi sederhananya adalah partisipasi masyarakat untuk menentukan pemimpinnya disambut antusias dan masyarakat hari ini (9/6) berbondong-bondong mendatangi TPS.

Hal ini juga berlaku bagi beberapa penyandang difabel, mereka menggunakan momentum ini dengan harapan bisa memililiki pemimpin yang memperhatikan nasib para penyandang difabel seperti dirinya. Mereka ingin penyandang difabel dit

Prana, salah satu contoh penyandang tuna netra  yang antusias ambil bagian pada pilpres ini dengan mendatangi TPS setempat. Dengan diantar anggota keluarganya, ia mantap menuju bilik suara. iapun mengungkapkan alasannya menggunakan hak pilihnya.

"Motivasi saya supaya negara ini maju dan presiden memperhatikan kaum difabel." katanya.

fasilitas pendukung diperlukan bagi penyandang difabel seperti dirinya, seperti surat suara yang memiliki huruf braille sehingga memudahkan untuk menentukan calon tanpa arahan dari pihak lain.

Namun, bagi pria yang aktif di Komunitas mata Hati ini, ketidaklengkapan fasilitas pendukung ini baginya tidak menjadi masalah, ia masih bisa melaksanakan pencoblosan dengan baik.

"Saya kira fasilitas untuk saat ini menurut saya pribadi sudah cukup baik"

 

 

 

back to top