Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

PDI-P tetapkan JK dampingi Jokowi

Gmbr: TribunNews Gmbr: TribunNews

Jakarta-KoPi-  Teka-teki siapa pendamping Jokowi sebagai Cawapres, terungkap. Informan KoPi  yang berada di dalam Teuku Umar, pagi ini memberikan kepastian H Jusuf Kalla sebagai Cawapres pendamping Jokowi maju dalam Pilpres 2014. Deklarasi akan dilaksanakan di Gedung Joeang, Menteng jakarta, hari ini 19 Mei 2014, sekitar pukul 12. 30 WIB.

Sebelumnya beredar spekulasi yang menyebutkan  tiga nama sebagai kandiat kuat untuk mendampingi Jokowi, diantaranya Abraham Samad, JK dan Ryamizard Ryacudu. Nama Jk menguat setelah Abu Rizal Bakeri bertemu dengan Megawati semalam dan tidak menghasilkan kesepakatan politik bersama.

Sumber KoPi menjelaskan keputusan PDI-P menetapkan Jusuf Kalla sebagai pendamping Jokowi berdasarkan pertimbangan tingkat elekbilitas yang tinggi dibanding ketika dipasangkan keduan tokoh lainnya.


“Keputusan itu terlepas dari tingkat kapasitas para tokoh tersebut. Ini hanya berdasar pada tingkat elekbilitas mereka,” jelas sumber yang tak mau disebut namanya.

Sementara itu, SBY Ketua Umum Partai Demokrat juga mengumumkan kenetralan Partai Demokrat dalam Pilpres 2014 semalam dalam Rapimnas. Golkar sendiri akan membuat keputusannya dalam satu hari ke depan.

Untuk itu saat ini ada dua kekuatan partai yang salaing berhadapan, kubu Prabowo-Hatta Radjasa dan Jokowi-Jusuf Kalla. Pasangan Prabowo-Hatta Radjasa diusung Partai Gerindra, PAN, PPP dan PKS. Pasangan Jokowi-JK diisusung oleh PDI-P, Partai Nasdem, PKB dan Hanura.

E Hermawan

back to top