Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Nophie Frinsta: Saya bukan pemosting pertama iklan RIP Jokowi

Nophie Frinsta: Saya bukan pemosting pertama iklan RIP Jokowi

KoPi-Nophie Frinsta tertuduh dalam kasus penyebaran iklan RIP Jokowi, memberikan klarifikasi atas tuduhan bahwa dialah sumber pertama atas tersebarnya iklan fitnah yang sangat keterlauan. Ia menulis di blog milik Group Kompas Kompasiana Minggu 11 Mei 2014.

Dalam tulisan tersebut, Ia menolak dengan tegas bahwa dirinya yang pertama kali menyebarkan iklan tesebut. Selanjutnya, Nophie menyebut pihak pengelola Blog Piyungan milik PKS dan suaranews.com yang menuliskan berita tersebut sebagai tidak valid dan tidak profesional karena tidak melakukan verifikasi.

“Jadi di sini saya ingin tegaskan bahwa pelacakan yang dilakukan oleh PKS Piyungan SAMA SEKALI TIDAK VALID.”

Nophie Frinsta menunjukkan bukti sumber pertama dimana ia mendapatkan iklan yang menodai ajaran Islam tersebut dalam sebuah jejaring sosial seperti dalam gambar berikut:

Dalam akhir tulisannya, Nophie Frinsta selanjutnya menghimbau :

“Dengan ini saya mengimbau pihak-pihak manapun yang berupaya untuk membuat kampanye hitam untuk berhenti sebab cara-cara itu justru akan merusak reputasi anda dan orang yang anda dukung.” Demikian Nophie Frinsta.

Fahrurrazi

back to top