Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Nanyang ASEAN Foundation: PDI-P akan berada di depan

Nanyang ASEAN Foundation: PDI-P akan berada di depan

Jakarta-KoPi, Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P), partai oposisi terbesar di Indonesia yang dipimpin oleh mantan presiden Megawati, akan mendominasi suara Pemilu pada tanggal 9 April besok, kata para analis.

Andrinof A Chaniago, pakar kebijakan politik dari Universitas Indonesia mengatakan kepada Xinhua bahwa PDI-P akan menjadi pemenang terbesar dalam pemilu setelah kandidat terpopuler Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yang dikenal sebagai Jokowi, telah dikonfirmasi untuk mencalonkan diri sebagai presiden bulan yang lalu.


Menurut prediksi oleh Bambang Suryono, presiden organisasi penelitian akademis dari Nanyang ASEAN Foundation, PDI-P akan berada di depan dengan 28% sampai 30% suara kemudian diikuti oleh Golkar 18,5 persen suara.


Bambang mengatakan kepada Xinhua baru-baru ini bahwa Jokowi, yang orang Indonesia menyebutnya Obama Jakarta, hampir pasti memenangkan pemilihan presiden Juli mendatang, namun walaupun begitu pihaknya harus mengamankan setidaknya 25 persen suara dalam pemilihan legeslatif besok untuk maju sebagai presiden.


Andrinof mengatakan Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono, yang memegang kursi terbanyak di parlemen, sedang berjuang dua kali lipat untuk memenangkan suara karena skandal korupsi yang telah yang telah melandanya.


Lima partai berbasis Islam akan tetap pada posisi saat ini jika popularitas mereka tidak menurun, kata Andrinof.


186.500.000 pemilih yang terdaftar di Indonesia diharapkan untuk berangkat ke tempat pemungutan suara pada 9 April untuk memilih pilihannya.


(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanet

back to top