Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

MUI: Haram mengikuti ISIS

MUI: Haram mengikuti ISIS

Jakarta-KopI- Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya memberikan fatwa haram mengikuti Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

Fatwa ini menjawab keresahan masyarakat menyusul ajakan untuk berbai'at kepada pemimpin ISIS Abu Bakar Al Bagdadi melalui video beberapa waktu lalu.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di kantor pusat MUI Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, 7 Agustus 2014, Wakil Ketua MUI KH Ma'ruf Amin menyatakan haramnya mengikuti ISIS.

"Tindakan ISIS selama ini adalah melakukan kekerasan, pembunuhan, dan perusakan tempat-tempat suci. Tindakan-tindakan seperti itu diharamkan karena tidak sesuai dengan prinsip rahmatan lil alamin dari agama Islam."

Ma'ruf Amin mengatakan bahwa masyarakat akan bisa menilai apa yang dilakukan oleh ISIS yang membunuhi umat Islam sendiri adalah sesat.

Selanjutnya Ma'ruf Amin juga mendesak pemerintah segera melakukan tindakan yang tegas terhadap warga WNI yang terprovokasi oleh ISIS.

E Hermawan

back to top