Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

KPUD Kota Magelang izinkan kampanye lewat medsos

KPUD Kota Magelang izinkan kampanye lewat medsos

Magelang-KoPi| Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Magelang menyilakan ketiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Magelang untuk menggunakan akun media sosial sebagai media kampanye, asalkan mereka melaporkan akun resmi media sosial yang akan dipergunakan nanti. Caranya dengan mengisi formulir BC4-KWK sesuai dengan PKPU nomer 7 tahun 2015.

Singgih Harjanto, Komisoner Divisi Sosialisasi KPUD Kota Magelang juga mengimbau agar peserta mendaftarkan akun kampanye lewat media sosialnya paling lambat 26 Agustus 2015. KPU menjadwalkan penetapan pasangan calon tanggal 24 Agustus, kemudian pengundian dan pembagian nomer urut pada 25 Agustus 2015. Sementara 27 Agustus 2015 masa kampanye sudah bisa dimulai.

"Selain peserta pilkada melaporkan tim, relawan, petugas kampanye, akun media medsos wajib untuk dilaporkan karena ada sanksinya, walaupun hanya sangsi administratif dan tidak sampai menggugurkan calon bila ada pelanggaran aturan berkampanye di media itu. Akan lebih beresiko bila pasangan calon tidak melaporkan media sosial yang digunakan karena terkait dengan UU ITE," jelas Singgih.

Ia juga menjelaskan tujuan pembatasan akun media sosial ini bertujuan untuk menciptakan kampanye yang berimbang dan dapat dinikmati dengan lebih murah tanpa terbebani biaya kampanye darat yang mahal.
KPU Kota Magelang juga menetapkan ukuran baliho kampanye yaitu sekitar 4 x 6 meter. Berbeda dengan baliho kampanye. Teknik pemasangan baliho sosialisasi harus menyertakan ketiga pasangan.

back to top