Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

KPUD Kota Magelang izinkan kampanye lewat medsos

KPUD Kota Magelang izinkan kampanye lewat medsos

Magelang-KoPi| Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Magelang menyilakan ketiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Magelang untuk menggunakan akun media sosial sebagai media kampanye, asalkan mereka melaporkan akun resmi media sosial yang akan dipergunakan nanti. Caranya dengan mengisi formulir BC4-KWK sesuai dengan PKPU nomer 7 tahun 2015.

Singgih Harjanto, Komisoner Divisi Sosialisasi KPUD Kota Magelang juga mengimbau agar peserta mendaftarkan akun kampanye lewat media sosialnya paling lambat 26 Agustus 2015. KPU menjadwalkan penetapan pasangan calon tanggal 24 Agustus, kemudian pengundian dan pembagian nomer urut pada 25 Agustus 2015. Sementara 27 Agustus 2015 masa kampanye sudah bisa dimulai.

"Selain peserta pilkada melaporkan tim, relawan, petugas kampanye, akun media medsos wajib untuk dilaporkan karena ada sanksinya, walaupun hanya sangsi administratif dan tidak sampai menggugurkan calon bila ada pelanggaran aturan berkampanye di media itu. Akan lebih beresiko bila pasangan calon tidak melaporkan media sosial yang digunakan karena terkait dengan UU ITE," jelas Singgih.

Ia juga menjelaskan tujuan pembatasan akun media sosial ini bertujuan untuk menciptakan kampanye yang berimbang dan dapat dinikmati dengan lebih murah tanpa terbebani biaya kampanye darat yang mahal.
KPU Kota Magelang juga menetapkan ukuran baliho kampanye yaitu sekitar 4 x 6 meter. Berbeda dengan baliho kampanye. Teknik pemasangan baliho sosialisasi harus menyertakan ketiga pasangan.

back to top