Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

"ISIS layak kita dukung karena untuk kepentingan Islam"

foto: www.globalresearch.ca (foto: Pasukan ISIS mengeksekusi tentara Irak dengan cara penyembelihan) foto: www.globalresearch.ca (foto: Pasukan ISIS mengeksekusi tentara Irak dengan cara penyembelihan)

Bagaimana ISIS (Islamic State of Iraq and Shuriah) dalam opini sebagian masyarakat Indonesia? Judul di atas merupakan salah satu opini pembaca KoPi.


KoPi- Selama kurang satu bulan ini KoPi memasang berita bersumber dari Global Research yang mengutip pernyatan mantan karyawan National Security Agency (NSA) Amerika Serikat (AS) bernama Edward Snowden. Pada situs tersebut Snowden yang menjadi buronan AS meyakinkan publik bahwa ISIS dilatih dan dibentuk oleh agen Israel Mossad, AS, dan Inggris.

Pada fan page KoPi https://www.facebook.com/KoranOpini?ref=hl berbagai opini masyarakat Indonesia merespon ISIS bermunculan. Ada perdebatan tentang eksistensi ISIS yang kini menjadi perhatian global. Paling tidak ada 4 (empat) pandangan.

Pertama, opini yang meyakini bahwa ISIS memang dibentuk oleh Israel, AS dan Inggris. Opini ini berdasar pada persepsi perilaku pasukan ISIS yang membantai banyak orang, merusak bangunan sejarah Islam termasuk makam Nabi Yusuf, dan tidak melawan atau mengutuk penindasan Israel pada Palestina.

Salah satu opini ini meyakini ISIS sebagai teroris bentukan Israel dan AS.

"Paling teroris buatan amerika untuk memperburuk dan merusak citra islam , oleh sebab itu negara2 arab sadar dan bersatu dengan negara2 mayoritas islam ......aamiin kan lah ya Allah...."

Kedua, opini yang melihat ISIS sebagai kelompok khawarij baru di masa ini. Opini ini berdasar pada sifat gerakan dan wacana ISIS yang bisa membunuh muslim dengan tanpa basa-basi. Khawarij adalah sekelompok aliran keras dalam masyarakat muslim yang melihat intepretasi berbeda darimereka sebagai kekafiran.

"ISIS itu khawarij baru yang mengkafirkan kelompok di luarnya"

Ketiga, opini yang menolak ISIS sebagai bentukan Israel, AS dan Inggris. ISIS merupakan pejuang Islam yang bercita-cita menegakkan hukum Allah. Opini ini sekaligus ingin membantah tudingan bahwa ISIS adalah khawarij. Berdasar pada keyakinan opini ini, maka ISIS harus didukung.

"Insya allah kami mrindukn darah yahudi israel,nmun kami dsni masih dserang dari depan blakang kiri kanan oleh tentara syiah syaiton dan kaki tangan amerika,nmun allah swt sllu mmbntu kami dan insya allah khilafah akn segera tegak dtanah syam ini yg suci ktiga ,baru kami bisa mmbalas yahudi israel salam kami buat mereka akan hancurkn mereka se hancur hancurnya dgn izin allah ,allahuakbar"

Keempat, opini yang mengajak masyarakat agar berhati-hati dalam merespon ISIS. Harus ada ilmu dan informasi yang lengkap sebelum mengadili mereka itu siapa dan apa kepentingannya.

"Ana bukan pendukung isis tp ana ga suka diskusi pake prasangka..ga ilmiyah dan ga mendidik.."

Ketua MUI Prof. Din Syamsuddin melalui pesan kepada pers (4/8/14) mengatakan bahwa umat Islam sedunia harus menyadarkan ISIS. Din berargumentasi bahwa ISIS bercita-cita mendirikan kekhalifahan di Irak dan Suriah namun dengan cara yang bertentangan dengan Islam.

"Umat Islam sedunia harus menolak dan menyadarkan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) agar kembali ke jalan yang benar"

Umat Islam sedunia harus menolak dan menyadarkan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) agar kembali ke jalan yang benar. - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/08/05/32042/jalaluddin-ngawur-sebut-mui-miumi-pks-jat-sebagai-teroris-pro-isis/;#sthash.hpUc2neV.dpuf

Berbagai opini tersebut bisa dibaca melalui alamat fan page KoPi sebagai berikut: https://www.facebook.com/KoranOpini/posts/697950796927526?comment_id=698383473550925&offset=0&total_comments=148&notif_t=share_comment

KoPi saat ini sedang melakukan penelitian terkait beberapa wacana penting terkait ISIS dengan investigasi dan pandangan para ulama Indonesia.*

Laporan: Redaksi KoPi

back to top