Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Imam Priyono menerima keputusan KPU Yogyakarta dengan ikhlas

Imam Priyono menerima keputusan KPU Yogyakarta dengan ikhlas

Jogja-KoPi│ Imam Priyono calon walikota Yogyakarta menerima keputusan KPU Yogyakarta yang menetapkan Hariyadi Suyuti dan Heroe Poerwadi sebagai walikota dan wakil walikota Yogyakarta dengan ikhlas.

Menurut Imam Priyono semua hasil demokrasi harus diterima, dan ia tetap bersahabat dan mendukung persiapan Hariyadi sebagai walikota terpilih.

“Saya ucapkan selamat pada Pak Hariyadi, proses harus dihormati, kalau pilihan berbeda tidak apa-apa. Kita semua tetap bersahabat dan mendukung persiapan walikota terpilih”, ujarnya kepada awak media saat ditemui di Kantor KPU Yogyakarta, Kamis (27/4).

Selain itu, ia juga menitipkan program-program yang telah ia rencanakan kepada walikota terpilih.

“Saya titip program-program saya, semoga sebagian bisa dipakai. Kalau program saya baik bisa diambil. Program saya bisa dipakai oleh Pak Hariyadi dan Jogja lebih dari segalanya”, katanya.

Setelah adanya keputusan ini, Imam akan melanjutkan usaha-usahanya dan akan terus berkontribusi untuk masyarakat dalam menjadikan Jogja lebih baik.

“Setelah ini saya ngurus usaha saya, jadi juragan toko. Yang penting silaturahmi masih ada diantara kita agar bisa membuat Kota Yogyakarta lebih baik lagi di bawah pimpinan Hariyadi”, pungkasnya.

back to top