Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Ibas: minyak dunia turun kenapa bbm kita naik?

Ibas: minyak dunia turun kenapa bbm kita naik?

Jakarta- KoPi - Rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi belum terlaksana, namun sudah mendapat kritikan yang beragam. Dalam akun twitternya kemarin (6/11), politisi Partai Demokrat Edhie Baskoro atau biasa disapa Ibas mempertanyakan kebijakan pemerintah Jokowi mengurangi subsidi BBM, padahal harga minyak dunia masih dalam keadaan stabil bahkan turun hingga kisaran 80 dollar AS per barrelnya.

“Kalau saat ini harga minyak dalam keadaan stabil atau lebih rendah, pengurangan subsidi BBM sebaiknya diperhitungkan lagi,” kicau Ibas dalam twitter pribadinya @Edhie_Baskoro.

Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR ini menganggap jika kenaikan BBM tetap terjadi, maka hal tersebut akan membuat rakyat semakin sulit.
“Sementara harga minyak dunia turun, kenapa harga BBM akan naik? Jangan sampai nanti membuat masyarakat semakin sulit.”

Ibas menambahkan, jika kenaikan BBM memang harus dilakukan, maka pemerintahan  Jokowi  perlu memberi penjelasan  kepada masyarakat mengapa BBM harus naik agar masyarakat dapat memahami. Pemerintah juga perlu menyiapkan strategi selanjutnya untuk masyarakat sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM. |Anisah Haidaratul Hanifah|

back to top