Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dr. Ir. Sukamta: Indonesia terancam menjadi seperti Suriah

Dr. Ir. Sukamta: Indonesia terancam menjadi seperti Suriah

Jogja-KoPi| Indonesia terancam seperti Suriah, TNI telah menemukan tanda-tanda dari perang Proxi di Indonesia, Senin (12/2).

Sukamta, anggota DPR RI Dapil DIY, mengatakan bahwa tanda-tanda dari perang proxi yang diluncurkan ke Indonesia sudah banyak, tapi TNI belum mau mengekspos.

Peran proxi sendiri yaitu perang yang tidak menggunakan senjata, namun menggunakan perpanjangan tangan dari kekuasaan. Menurutnya, selama ini DPR telah mengawasi tanda-tanda dari perang proxi di Indonesia. DPR memiliki kekhawatiran jika Indonesia benar-benar menjadi sasaran negara-negara besar dalam perang proxi.

Sukamta menduga keras bahwa dinamika yang terjadi di dalam negeri dimanfaatkan oleh pihak luar yang ingin menghancurkan Indonesia dengan perang proxi.

"Saya menduga keras bahwa dinamika kita saat ini pasti dimanfaatkan pihak luar untuk menghancurkan Indonesia melalui perang proxi untuk mengeksploitasi Indonesia," ujarnya.

Berbagai pihak menghembuskan macam-macam isu untuk saling bertempur. "Antar elemen negara dikompori sehingga akan menyebabkan terjadinya perang darat, perang saudara, dan ini akan mudah dimasuki bangsa asing," jelas Sukamta.

Wilayah bagian dari Negara Indonesia secara pelan-pelan akan melepaskan diri karena perang saudara ini.

Di sisi lain, Sukamta menghimbau pemerintah untuk waspada dengan hal ini. "Jangan ikut bermain nanti sulit memisah. Banyak isu yang ada. Tanda-tandanya makin banyak dan TNI punya bukti tapi mereka tidak mau ekspos," tandasnya.

back to top