Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

DPR setuju pengguliran hak angket KPK di Paripurna

DPR setuju pengguliran hak angket KPK di Paripurna

Jogja-KoPi│Sebagian Besar anggota DPR menyetujui pengguliran hak angket KPK pada rapat Paripurna hari ini, untuk memutuskan diterima tidaknya hak angket tersebut.

Fariz Fachryan, Peneliti PUKAT, mengatakan sebagian besar politisi dan anggota fraksi DPR menyetujui untuk menggulirkan angket KPK. Terdapat 19 orang anggota DPR dari delapan fraksi partai yang menyetujui pengguliran hak angket.

Anggota fraksi DPR tersebut terdiri dari anggota fraksi Gerindra 1 orang, PPP 1 orang, PAN 1, PDIP 2 orang, Golkar 10 orang, Nasdem 2 orang, PKS 1 orang, dan Hanura 1 orang.

Menurutnya diantara orang-orang ini terdapat dua orang yang menekan Miryam S Haryani untuk mencabut BAP nya.

“Dimana dari nama-nama yang ada diantara orang-orang ini di duga menekan Miryam untuk mencabut BAP, diantaranya dari Partai Gerindra dan PDIP 1 orang. Orang-orang ini diketahui menandatangani persetujuan untuk menggulirkan hak angket”, jelas Fariz saat converensi pers di Kantor PUKAT UGM, Jumat (28/7),

Selain itu, ia juga mengatakan PUKAT dan dirinya terus memantau anggota DPR yang menyetujui pengguliran hak angket KPK dikarenakan terdapat fraksi DPR yang menolak untuk menggulirkan angket KPK di Paripurna.

“Orang-orang ini kami pantau apakah ini kebijakan individual apa partai diikarenakan terdapat beberapa fraksi yang menolak menggulirkan hak angket, seperti Golkar yang menolak untuk menggulirkan hak angket KPK di Paripurna. Namun kita lihat saja, karena Golkar memiliki paling banyak anggota yang menyetujui pengguliran hak angket KPK”, jelasnya.

back to top