Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Dialog Kebudayaan: Transformasi Kebangsaan

Foto:martha ati nugraini Foto:martha ati nugraini

Jakarta-KoPi - Komunitas Negeri Symphony menyelenggarakan "Dialog Kebudayaan" dengan tema Transformasi Kebangsaan. Forum dialog ini menampilkan pembicara Novri Susan, Ph.D ( sosiolog Unair ), Karyono Wiwoho ( aktifis LSM ) dan Ir. Ilarius Wibisono ( Pemerhati masyarakat ).

Acara ini sukses diselenggarakan di Cafe Galeri Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin 7 Juli 2014 . Hadir dalam acara tersebut kalangan seniman dan pelbagai elemen sosial. 

Novri Susan dalam sesi pandangan umumnya menyampaikan tentang kondisi bangsa dan negara yang rusak akibat tatanan kebudayaan yang tidak sehat, baik dalam sistem birokrasi dan dalam kebudayaan masyarakat sendiri.

Aksi kejahatan korupsi yang masif di badan negara, misalnya, adalah sebuah mata rantai kebudayaan negatif yang tak terputus dari kesadaran masyarakat itu sendiri. Perbaikan mentalitas  yang negatif ini pada akhirnya harus diperbaiki dan dibangun oleh masyarakat itu sendiri secara bersama.

Kesadaran membuang sampah pada tempatnya adalah contoh kecil sebuah sikap bagaimana seseorang menyadari peranannya sebagai penjaga kebaikan sosial dan lingkungannya.  Dari hal-hal sederhana ini pada akhirnya akan menularkan sikap-sikap yang luar biasa konstruktif baik dalam sistem kebudayaan masyarakat dan di dalam pemerintahan.

Daryanto Bender sebagai pengagas dan penyelenggara acara ini mengungkapkan rasa puasnya.

"Acara ini meskipun sederhana dan diliputi suasana hujan mampu memberikan spirit dan inspirasi untuk sebuah perubahan bangsa yang lebih baik, " katanya. " Kami akan mengupayakan acara ini hadir secara kontinue  sebagai komitmen kami terhadap bangsa dan negara, " ujarnya penuh semangat.

Reporter: E Hermawan

 

back to top